Puluhan Rumah di Jember Terendam Banjir

    Antara - 07 Februari 2020 09:27 WIB
    Puluhan Rumah di Jember Terendam Banjir
    Salah satu rumah warga di Kecamatan Ajung terendam banjir pada Jumat dini hari, 7 Februari 2020. (Foto: ANTARA/Zumrotun Solichah)
    Jember: Puluhan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terendam banjir. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak Kamis sore hingga malam hari, 6 Februari 2020.

    "Hujan yang mengguyur selama beberapa jam di Jember menyebabkan puluhan rumah warga di Kecamatan Kaliwates dan Ajung terendam air setinggi 10-60 sentimeter," kata Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember M Rofiq, melansir Antara, Jumat, 7 Februari 2020.

    Hujan deras di Kecamatan Kaliwates menyebabkan saluran irigasi di daerah setempat meluap. Terutama di lingkungan Merapa, Kelurahan Sempursari, hingga menyebabkan banjir setinggi 60 sentimeter dan menggenangi rumah warga setinggi 30 sentimeter.

    "Rumah yang terendam banjir tersebut berada di RT 02 RW 07 Kelurahan Sempursari, dengan jumlah 40 kepala keluarga (KK) atau 139 jiwa, di antaranya ada 11 balita dan 15 warga lanjut usia (lansia)," tutur dia.

    Puluhan Rumah di Jember Terendam Banjir
    Petugas Kepolisian mengevakuasi warga di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)

    Desa lainnya di Kecamatan Kaliwates juga terendam banjir. Sebanyak 12 KK atau 47 jiwa terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung menuju ke lokasi untuk penanganan awal bencana.

    Sementara di Dusun Krajan, Desa Ajung, 10 KK terdampak banjir dengan ketinggian 10-25 sentimeter. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana banjir tersebut. Petugas BPBD Jember sudah datang ke lokasi dan melakukan asesmen pada Kamis malam hingga Jumat dini hari," katanya.

    Rofiq mengatakan BPBD Jember mendistribusikan bantuan berupa paket bahan pokok dan keperluan bayi. Kemudian memberikan bantuan alat kebersihan untuk Musala Al-Barokah yang dijadikan lokasi pengungsian dan pendistribusian air bersih karena sumur warga keruh terkena luapan air sungai.

    "Hari ini BPBD Jember masih melanjutkan asesmen dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir akibat luapan sungai dan saluran irigasi," ujarnya.

    Menurut dia, data rumah warga yang terdampak banjir di dua kecamatan tersebut masih dinamis, sehingga tidak menutup kemungkinan data itu berkembang di lapangan.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id