Dana Desa di Kabupaten Nganjuk Dicuri Menantu Bendahara

    Amaluddin - 18 Januari 2020 08:38 WIB
    Dana Desa di Kabupaten Nganjuk Dicuri Menantu Bendahara
    Polres Nganjuk merilis pencurian dana desa milik Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Foto: Dok./Polres Nganjuk).
    Surabaya: Ratusan juta dana desa milik Desa Kalianyar, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dicuri dari rumah Bendahara Desa setempat, Sumini. Pelaku yakni, Ahmad Yusuf, tak lain merupakan menantu Sumini.

    "Jumlah uang yang hilang total Rp223 juta. Tersangka bekerja sama dengan seorang teman bernama Fariz Setiawan, 28, warga Desa Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri," kata Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Nikolas Bagas, Jumat, 17 Januari 2020.

    Uang yang dicuri Yusuf merupakan akumulasi dari dana desa, pendapatan asli desa (PAD), dan bagi hasil retribusi daerah (BHRD). Sementara sisanya yakni Rp300 ribu merupakan uang milik mertua Yusuf, yakni Sumini.

    "Uang dicuri pelaku dari dalam lemari mertuanya (Sumini). Pelaku paham di mana mertuanya menyimpan uang," ujarnya.

    Peristiwa pencurian berlangsung ketika Sumini keluar rumah pada pukul 04.00 WIB, Sabtu, 31 Desember 2019, untuk ke pasar. Masa itu lah, pelaku diantar Fariz menggunakan mobil tiba di lokasi dan menyelinap ke dalam rumah.

    Tersangka memanjat pagar dan masuk lewat bagian belakang rumah lalu menuju kamar tempat Sumini menyimpan uang. Usai mencuri, tersangka keluar melalui pintu samping.

    "Saat Sumini kembali ke rumah, baru diketahui uang yang disimpan di lemari sudah tidak. Pelaku merencanakan ini karena tahu apa saja aktivitas mertua maupun tempat menyimpan uang," jelasnya. 

    Sumini kemudian melapor ke polisi. Tak berselang lama, dua tersangka teridentifikasi dan ditangkap di rumahnya masing-masing di Kediri, Jawa Timur. 

    "Menurut keterangan pelaku, motifnya karena terdesak kebutuhan ekonomi," katanya.

    Selain meringkus pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Avanza silver bernomor polisi AG 1821 BE dan sisa uang hasil pencurian sebesar Rp115.500.400. Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id