Pilkada Tak Langsung Dinilai Mudah Diawasi

    Pythag Kurniati - 12 November 2019 19:50 WIB
    Pilkada Tak Langsung Dinilai Mudah Diawasi
    Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Foto: medcom.id/Pythag K
    Solo: Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyambut positif wacana Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait pilkada tidak langsung. Dia menilai pilkada melalui DPRD lebih mudah diawasi.

    "Penegak hukum cukup mengawasi lingkungan parlemen. Saya jamin tidak berani main-main, karena kalau ditangkap saber pungli juga berat kok, kalau tidak OTT KPK," kata Rudy, Selasa, 12 November 2019.

    Dia menilai penegak hukum lebih mudah mencari bukti bila terjadi politik uang di pilkada tidak langsung, lantaran cakupan wilayah yang kecil. Rudy mengusulkan kepala daerah yang dipilih melalui dewan harus dihukum berat bila melakukan kesalahan.

    "Jangan dihukum penjara tapi hukum mati, biar kapok," tegasnya.

    Pilkada langsung membutuhkan dana sangat besar.  Ketika kepala daerah menjabat akan mencari sumber dana lain di luar pendapatan resmi.

    "Gaji kepala daerah itu Rp6.114.000. Kalau tambah lain-lain (pendapatan resmi) ya Rp100-an juta lah. Tetapi untuk sosial saja kurang itu," imbuhnya.

    Rudy mencontohkan bahwa dirinya dalam sepekan mendapatkan minimal 10 undangan pernikahan. Belum lagi bila mendatangi pemakaman. 

     "Makanya kalau kepala daerah tidak punya jiwa melayani ya pasti korupsi," katanya.

    Dia melanjutkan dari sisi penyelenggara, pemerintah tidak perlu lagi membentuk panitia pemilu yang membutuhkan banyak personel. Dia mengaku pemilu langsung memakan anggaran. 

    "Pemilu langsung itu high cost, harus menyediakan KPPS, PPS, PPK. Ini setiap 5 tahun mengeluarkan Rp800 triliun negara ini," tutupnya.




    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id