Tiga Suporter PSIM Tersangka Perusakan

    Ahmad Mustaqim - 22 Oktober 2019 15:01 WIB
    Tiga Suporter PSIM Tersangka Perusakan
    Tiga tersangka terduga perusakan mobil dan fasilitas umum dalam kerusuhan usai laga Liga 2 antara PSIM vs Persis Solo di Stadion Mandala Krida kemarin.
    Yogyakarta: Kepolisian Resort Kota  (Polresta) Yogyakarta, menangkap puluhan suporter PSIM usai terjadi kerusuhan selepas laga melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida pada Senin, 21 Oktober 2019. Tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan. 

    Kepala Bidang Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Komisaris Besar Yuliyanto menjelaskan, ada puluhan suporter yang ditangkap selepas pertandingan. Total yang ditangkap 48 orang. 

    Ada 18 orang yang ditangkap sebelum pertandingan. Lalu, 30 orang ditangkap usai pertandingan. Sedangkan, tiga sisanya juga ditangkap kemudian. 

    "Ada yang kami amankan sebelum pertandingan. Setelah pertandingan usai ada beberapa yang diamankan," kata Yuliyanto di Polresta Yogyakarta, Selasa, 22 Oktober 2019. 

    Ia mengatakan, penangkapan itu dilakukan karena berusaha membuat kerusuhan. Selain itu, beberapa yang ditangkap usai pertandingan karena melakukan perusakan mobil, motor, dan beberapa fasilitas umum. 

    Adapun kendaraan yang dirusak dengan cara membakar yakni satu mobil kepolisian serta satu sepeda motor. Selain itu, Yuliyanto juga mengatakan ulah suporter itu juga menyebabkan petugas pemadam kebakaran terluka. 

    "Tersangka yang sudah diamankan ada tiga orang, inisial NCS, 18 tahun; FR, 16; dan HKC, 15. Menurut penyidik (tersangka) layak ditahan," ungkapnya. 

    Tiga Suporter PSIM Tersangka Perusakan
    Sejumlah orang yang ditangkap usai kerusuhan usai laga Liga 2 antara PSIM vs Persis Solo di Stadion Mandala Krida kemarin. 

    Aparat menyita 37 gawai milik mereka yang sudah ditangkap. Yuliyanto mengatakan gawai mereka akan diperiksa untuk menelusuri apakah ada komunikasi untuk membuat kerusuhan. 

    Polisi juga mendapati puluhan molotov saat penelusuran. Tujuh molotov pertama diperoleh sebelum pertandingan. Ada 12 molotov berikutnya yang ditemukan di luar stadion. Sementara, ada 12 molotov tambahan ditemukan di sekitar stadion. 

    "Kita akan pelajari rekaman kamera pengawas, termasuk di dekat lokasi penemuan molotov. Beberapa molotov memang tidak dibawa yang bersangkutan," ucapnya. 

    Ia menambahkan, aparat akan bertindak tegas dan menjerat hukum bagi siapapun yang terlibat. Ia menyatakan Polresta Yogyakarta dibantu Polda DIY menangani kasus tersebut. Aparat juga masih memeriksa puluhan orang yang telah ditangkap. 

    "Kerugiannya belum dihitung. Kami belum bisa menjawab karena pendataan sedang dilakukan. Butuh waktu untuk estimasi," kata dia. 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id