Garam Petani Cirebon Terpuruk pada Harga Rp200 Per Kg

    Ahmad Rofahan - 02 Agustus 2019 14:07 WIB
    Garam Petani Cirebon Terpuruk pada Harga Rp200 Per Kg
    Proses pengangkutan garam di Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis, 2 Agustus 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.
    Cirebon: Harga garam petani di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat kembali anjlok. Jika bulan sebelumnya harga garam petani dihargai Rp300 perkilogram, kini hanya dihargai Rp200 perkilogram.

    Anjloknya harga garam ini cukup dirasakan oleh para petani. Seperti yang disampaikan Ilyas, 85, Warga Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.

    Menurut Ilyas, anjloknya harga garam saat ini cukup membuat para petani pusing karena harga tersebut tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan oleh para petani.

    "Sekarang anjlok sekali, hanya dihargai Rp 250 - Rp 200ribu perkilogramnya," kata Ilyas di Cirebon, Jawa Barat, Jumat, 2 Agustus 2019.

    Ilyas berharap pemerintah segera melakukan upaya untuk mengatasi merosotnya harga garam tersebut. Ia juga meminta pemerintah segera merealisasikan standar harga garam yang sudah lama diinginkan para petani garam.

    "Minta secepatnya ada standarisasi harga garam," jelas Ilyas.

    Asep, salah satu petani garam lainnya juga merasakan anjloknya harga garam. Menurut Asep anjloknya harga garam ini membuat para petani tidak merasakan hasil dari usahanya selama ini.

    "Kalaupun bisa dijual, enggak sebanding dengan usahanya," keluh Asep.

    Asep menjelaskan harga garam di Cirebon terus merosot. Saat harga garam Rp300 perkilogram saja, petani sudah sangat kesusahan. Apalagi saat ini harga garam anjlok menjadi Rp200 perkilogram.

    "Petani sangat terpukul sekali. Harganya sangat anjlok," pungkas Asep.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id