Masuk Perbatasan Aceh Wajib Punya SIKM

    Fajri Fatmawati - 28 April 2021 08:59 WIB
    Masuk Perbatasan Aceh Wajib Punya SIKM
    ilustrasi Medcom.id



    Aceh Tamiang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang memperketat penjagaan perbatasan Aceh-Sumutera Utara (Sumut), dengan mewajibkan warga yang melintas perbatasan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Pelaksanaan periode pengetatan diberlakukan sejak Senin, 26 April 2021.

    "Pada periode itu, seluruh masyarakat yang hendak melewati jalur perbatasan akan melewati proses pemeriksaan yang ketat seperti pemeriksaan kesehatan dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM)," kata Insyafuddin, Rabu, 28 April 2021.






    Penjagaan pengetatan perbatasan tersebut berlokasi di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau Jembatan Timbangan Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda. Bagi warga yang tidak memiliki SIKM akan diminta untuk putar arah.

    Baca: 4 Titik Perbatasan Aceh Bakal Ditutup

    "Ini terdapat pengecualian bagi pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik," ujarnya.

    Insyafuddin menjelaskan kepentingan nonmudik tersebut seperti, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

    Pengetatan perbatasan tersebut berdasarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul fitri 1442 H dan Pengendalian Penyebaran Virus Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

    Baca: Pintu Masuk Sulteng Disekat Mencegah Arus Mudik

    "Berdasarkan Surat Edaran ini, periode peniadaan mudik akan dimulai tanggal 6-17 Mei 2021. Peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat ini sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci ramadan dan idulfitri," ucapnya.

    Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga telah melakukan Pengetatan Persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) sebanyak dua kali periode, yaitu pada H-14 menjelang masa peniadaan mudik, sejak 22 April hingga 5 Mei 2021.

    "Dan H+7 pasca peniadaan mudik pada 18-24 mei akan dilakukan pengetatan kembali," jelasnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id