BNPT Ingatkan Anggota APEC Waspada Terorisme di Tengah Pandemi

    Amaluddin - 22 Oktober 2020 20:45 WIB
    BNPT Ingatkan Anggota APEC Waspada Terorisme di Tengah Pandemi
    Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar, saat memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan daring 16 tahun APEC Counter Terrorism Working Group (CTWG) Meeting. Dokumentasi/ istimewa
    Surabaya: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, mengimbau anggota Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) tingkatkan kewasapadaan aksi terorisme di tengah pandemi covid-19. Boy menyebut pandemi telah menciptakan risiko ancaman terorisme baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

    "Dalam aspek keamanan khususnya terkait penanggulangan terorisme, Indonesia sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Sekjen PBB. Di mana seluruh negara harus tetap waspada dari ancaman terorisme selama masa pandemi, khususnya dari ancaman kelompok teroris," kata Boy saat memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan daring 16 tahun APEC Counter Terrorism Working Group (CTWG) Meeting, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Baca: Jelang Libur Panjang, Masuk Bandar Lampung Wajib Rapid Test

    Menurut Boy meski pada masa pandemi ini banyak negara menutup perbatasan, namun faktanya organisasi teroris memanfaatkan pandemi untuk menyebarkan narasi, melakukan rekrutmen, dan menggalang dana.

    Adapun risiko jangka pendek yang disiapkan, yaitu adanya captive audiens atau penonton yang tertawan. Ini istilah untuk orang menghabiskan waktu online selama masa pandemi. Kedua besarnya kesempatan bagi kelompok teroris untuk melakukan propaganda melalui dunia maya.

    "Terakhir, kelompok teroris memanfaatkan pandemi sebagai sarana melakukan kegiatan yang berkedok kemanusian, namun disalahgunakan untuk kegiatan terorisme," jelasnya.

    Selanjutnya risiko jangka panjang yang muncul akibat pandemi ini, adalah tergerusnya sumber daya yang dimiliki negara untuk kegiatan penanggulangan terorisme. Kemudian berkurangnya kapasitas dan kemampuan aktor non-negara dalam turut serta menanggulangi terorisme, menurunnya kekuatan ekonomi, serta kualitas lingkungan yang berdampak pada penurunan kesejahteraan masyarakat.

    Mencermati perkembangan tersebut, Boy berpandangan bahwa negara anggota APEC perlu mengantisipasi potensi ancaman terorisme yang berkembang selama masa pandemi. Selain itu juga perlu penguatan upaya preventif masyarakat melalui sikap moderat beragama, toleransi dan pluralisme di atas landasan pemulihan ekonomi.

    "Penting bagi negara-negara APEC untuk membuat strategi komprehensif dengan pendekatan keras dan lunak untuk mengurangi risiko, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang terkait dengan terorisme selama dan setelah pandemi Covid-19. Negara-negara APEC tetap perlu mempertahankan tingkat kewaspadaan, termasuk upaya yang berkelanjutan dalam melawan terorisme," ujar Refli.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id