Kadin Jepara Tunggu Skema Vaksinasi Gotong Royong

    Rhobi Shani - 12 Mei 2021 14:12 WIB
    Kadin Jepara Tunggu Skema Vaksinasi Gotong Royong
    ilustrasi Medcom.id



    Jepara: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, belum memiliki skema vaksinasi gotong royong. Padahal sudah banyak perusahaan yang mempertanyakan program vaksinasi tersebut.

    Ketua Kadin Kabupaten Jepara, Andang Wahyu Triyanto, mengatakan sampai saat ini belum ada pembahasan vaksinasi gotong royong di tingkat kabupaten.

     



    "Vaksinasi gotong royong masih dibahas di Kadin Jateng. Jadi di Jepara masih menunggu," kata Andang di Jepara, Rabu, 12 Mei 2021.

    Baca: Sleman Imbau Destinasi Wisata Disiplin Prokes

    Dia menjelaskan Kadin Provinsi Jateng tengah menjalin kerja sama dengan rumah sakit dan pihak farmasi. Namun hingga kini belum juga ada skema pasti pelaksanaan vaksinasi gotong royong. Termasuk harga dan berapa banyak vaksin yang dibutuhkan.

    Di Jepara, perusahaan-perusahaan sudah menunggu kejelasan program tersebut. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil kinerja Kadin Provinsi Jateng.

    "Kalau di Jepara (pengusaha) mintanya geratis. Tapi kan, tidak mungkin. Karena vaksin itu beli. Harapan kami, vaksinasi gotong royong ini bisa sehemat mungkin. Karena prinsipnya kan, beli sendiri," jelas Andang.

    Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatu, mengatakan sejumlah perusahaan telah menghubungi pihaknya. Mereka  menanyakan mekanisme membeli vaksin covid-19 agar bisa mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan.

    "Dari bank-bank sudah ada yang tanya. Kalau beli (vaksin) di mana, berapa harganya. Kemudian mekanisme seperti apa. Karena kami juga masih menunggu dari pusat, jadi kami belum bisa memberikan jawaban apa-apa soal vaksinasi gotong royong ini," kata Mundrikatun.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id