comscore

Kasus DBD di Sleman Turun Hampir 3 Kali Lipat

Ahmad Mustaqim - 20 Januari 2022 15:43 WIB
Kasus DBD di Sleman Turun Hampir 3 Kali Lipat
Petugas melalukan pemberantasan sarang nyamuk dengan metode fogging. (Foto: MI/Tosiani)
Sleman: Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat adanya penurunan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada 2021. Namun ancaman DBD masih tinggi lantaran angka kasus masih di atas 200 dalam setahun.

"Pada 2021 ada 279 kasus, sedangkan pada 2020 ada 810 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati, saat dihubungi, Kamis, 20 Januari 2021.
Baca: Belum Sebulan, Bekasi Dilanda 34 Kejadian Bencana

Khamidah mengatakan catatan kasus pada 2021 diiringi dengan satu orang pengidap DBD di antaranya meninggal. Kasus DBD meninggal tahun sebelumnya ada dua orang.

Meski jumlah kasus tinggi, menurut dia pasien tersebut mendapat penanganan baik di fasilitas kesehatan. Di sisi lain, wilayah dengan kasus tinggi ada di Kecamtan Depok, Kecamatan Gamping, Kecamatan Mlati, Kecamatan Ngaglik, dan Kecamatan Prambanan.
 
"Mayoritas pasien bisa tertangani dengan baik di fasilitas-fasiltas kesehatan, dan akhirnya bisa pulih," jelasnya.

Pihaknya memperkirakan daerah dengan kasus DBD tinggi itu diakibatkan rendahnya angka bebas jentik (ABJ). Selain itu beberapa titik wilayah tersebut tergolong padat penduduk.

Dinas Kesehatan Sleman menargetkan bisa memperluas daerah dengan ABJ tinggi. Dengan tingginya ABJ tersebut diharapkan bisa menekan risiko terjadinya kasus DBD.

"ABJ sudah 95 persen tetapi masih ada kasus, dimungkinkan itu (muncul) dari luar, bukan dari wilayah itu," ujarnya.

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id