Wali Kota Desak Kemenkes Percepat Rekrut Relawan Nakes untuk Surabaya

    Amaluddin - 22 Juli 2021 09:33 WIB
    Wali Kota Desak Kemenkes Percepat Rekrut Relawan Nakes untuk Surabaya
    Ilustrasi tenaga kesehatan. Medcom.id



    Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat rekrutmen relawan kesehatan (nakes). Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, bersama Pusat Perencanaan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui rapat koordinasi (rakor) virtual, Rabu, 21 Juli 2021.

    Rakor itu dilakukan sebagai salah satu langkah percepatan dalam penanggulangan covid-19. Rakor dihadiri Komisi D DPRD Kota Surabaya, IDI Kota Surabaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur dan Dekan Fakultas Kedokteran se- Surabaya.

     



    "Kami mengusulkan agar ada percepatan penetapan dari Kemenkes, sehingga dapat menutupi kekurangan nakes," kata Armuji.

    Dalam rakor tersebut, Armuji langsung mengusulkan kepada Kemenkes segera mempercepat rekrutmen relawan nakes. Sebab, Kemenkes belum menindaklanjuti usulan itu sejak diajukan pekan lalu.

    Meningat ada sekitar 270 nakes di Surabaya terpapar covid-19. Relawan nakes itu diharapkan bisa segera membantu dalam penanganan kasus covid-19 di Kota Pahlawan.

    Baca: Surabaya PPKM Level 4, Ini Strategi Wali Kota Tekan Covid-19

    Dalam kesempatan itu, Armuji juga menyatakan bahwa optimalisasi penanganan covid-19 di Kota Surabaya diharapkan dapat berkolaborasi dengan Program Internship Dokter Indonesia (PIDI). Hal ini sesuai dengan Surat Kepala PPSDMK Kemenkes RI beberapa waktu lalu.

    "Apalagi saat ini seluruh Puskesmas di Surabaya beroperasi 24 jam, melayani warga yang terinfeksi Covid 19," ujarnya.

    Selain itu, Armuji juga berharap Kemenkes menyiapkan hak 60 dokter internship, melalui Program Internship Dokter Indonesia periode Agustus 2021 lalu. Puluhan dokter itu tersebar di beberapa rumah sakit, yakni RSUD dr Soewandhie, RSUD Bhakti Dharma Husada, RSAL Dr Ramelan, RS Marinir Ewa Pangalila, dan RS Bhayangkara.

    "Kita juga telah menyiapkan hak-hak dokter yang Internship. Kalau insentif disiapkan Kemenkes, kita akan siapkan kebutuhan yang menjadi kewajiban pemerintah darah (Surabaya)," katanya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id