RSUD Abdul Moeloek Lampung Diduga Telantarkan Pasien

    Lukman Diah Sari - 11 Februari 2020 16:19 WIB
    RSUD Abdul Moeloek Lampung Diduga Telantarkan Pasien
    Direktur Pelayanan RSUDAM dr. Pad Dilangga. Dok. Lampost.co
    Lampung: Muhamad Rezki Mediansori, 21, warga Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, meninggal di selasar Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung. Pasien BPJS Kesehatan tersebut diduga terlantar karena tidak mendapatkan pelayanan di rumah sakit pelat merah itu.

    "Sepupu saya itu masuk RSUDAM dan masuk di ruang UGD. Waktu itu sepupu saya masih berada di ruang UGD hanya mendapatkan pelayanan infus dan oksigen," kata salah satu keluarga pasien, Agus Saputra, 30, melansir Lampost.co, Selasa, 11 Februari 2020. 

    Agus menduga sepupunya tidak segera ditangani pihak rumah sakit. Dia menerangkan Rezki nyaris seharian berada di UGD dan kemudian dititipkan ke ruangan saraf. 

    "Tapi masih di selasar rumah sakit, sepupu saya meninggal. Sepupu saya ini dipindah-pindahkan terus. Tindakan pelayanannya kurang," imbuhnya. 

    Kekecewaan penanganan pihak rumah sakit juga diungkap orang tua pasien. Melalui video yang beredar, orang tua pasien menerangkan anaknya meninggal karena tidak ditangani dengan baik meski telah membayar rutin iuran BPJS. 

    "Tanggung jawab dr. Riki katanya saya (dr riki) yang tanggung pasien ini. Ternyata jam dua baru datang, tahu pasien sangat kritis tapi kenapa tidak segera ditangani," ungkap pria dalam video tersebut.

    Sementara itu, pihak RSUDAM membantah telah menelantarkan pasien BPJS tersebut. Direktur Pelayanan RSUDAM dr. Pad Dilangga mengeklaim pasien telah ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP). 

    "Karena keadaan pasien kritis, lalu dipindahkan ke ruangan sakit dalam, ruang Nuri. Tetapi, baru hendak memasuki ruangan pasien meninggal," terangnya.

    Dia menambahkan sebelumnya pasien tersebut merupakan rujukan dari Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Lampung Selatan. Pasien didiagnosa deman berdarah, hepatitis (infeksi hati), dan gastro enteritis akut (Diare).

    "Sebab sebelum masuk di ruang perawatan, pasien ini sempat kejang-kejang," tandasnya.





    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id