Klaster Perusahaan Tambang Dominasi Kasus Covid-19 di Nunukan

    Antara - 05 Januari 2021 07:12 WIB
    Klaster Perusahaan Tambang Dominasi Kasus Covid-19 di Nunukan
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Nunukan: Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), menyatakan sebanyak 134 orang yang terkonfirmasi positif virus korona baru di daerah itu, termasuk satu orang meninggal, berasal dari klaster PT MIP yang berada di Kecamatan Sembakung.

    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan, Asmin Laura Hafid, membenarkan tambahan pasien positif hingga Senin, 4 Januari 2021, berasal dari sebuah perusahaan pertambangan di Kecamatan Sembakung itu.

    "Sebelumnya, pasien positif di perusahaan ini berjumlah 178 orang. Sehingga saat ini jumlah totalnya naik menjadi 312 orang," ujarnya, Selasa, 5 Januari 2021.

    Ia menjelaskan saat ini jumlah keseluruhan pasien positif covid-19 di Kabupaten Nunukan mencapai sebanyak   dan enam orang meninggal.

    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Bupati Nunukan ini mengungkapkan, yang masih dirawat baik di RSUD Nunukan maupun isolasi mandiri termasuk 133 pasien tambahan baru berjumlah 418 orang karena 168 orang sudah dinyatakan sembuh.

    Baca juga: 12.711 Vaksin Covid-19 di Tangsel Segera Disalurkan

    Kemudian, sebanyak 123 orang kontak erat dengan pasien positif dan 109 orang masih dinyatakan suspek.

    Ia menambahkan angka kesembuhan mencapai 28,38 persen dari 592 orang total konfirmasi positif hingga pekan pertama Januari 2021. Sedangkan angka kematian (CFR) sebesar 1,01 persen.

    "Mengenai tenaga kesehatan yang terpapar positif covid-19 di Kabupaten Nunukan sebanyak 16 orang, terdiri atas perawat tujuh orang, dokter spesialis satu orang, dokter umum satu orang, apoteker satu orang, analisis dua orang, bidan tiga orang, dan sanitarian satu orang.

    Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien covid-19 di daerah itu, ia menjelaskan ketersediaan ruangan isolasi atau karantina per 4 Januari 2021, masih mencukupi. Di RSUD Nunukan disediakan 95 ruangan isolasi namun yang terisi sebanyak 56 ruangan.

    Ruangan perawatan suspek sebanyak 45 unit dan yang tersisi 44 unit, serta ruangan pemulihan di Puskesmas Binusan sebanyak 25 ruangan.

    "Pemkab Nunukan juga menyediakan ruangan karantina sebanyak 200 kamar di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan," jelas Asmin Laura Hafid.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id