Dinkes Kalbar Bagi Empat Tahapan untuk Vaksinasi Covid-19

    Antara - 04 Januari 2021 14:17 WIB
    Dinkes Kalbar Bagi Empat Tahapan untuk Vaksinasi Covid-19
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Pontianak: Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson, mengatakan telah membuat rencana vaksinasi covid-19 yang dibagi menjadi empat tahap.

    "Kami sudah membuat pemetaan dan rencana vaksinasi covid-19 dalam empat tahapan," kata Harisson, Senin, 4 Januari 2021.

    Dia menjelaskan, pada tahap pertama dengan waktu pelaksanaan Januari sampai April 2021 untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang kesehatan, serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

    Kemudian untuk tahap kedua, sasaran vaksinasi covid-19 adalah petugas pelayanan publik, yaitu TNI, Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain yang meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun terminal, perbankan, PLN, dan perusahaan daerah air minum serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    "Pada tahap ini juga diprioritaskan kepada kelompok usia lanjut di atas 60 tahun," tuturnya.

    Baca juga: Papua Barat Mendapat Jatah 7.160 Dosis Vaksin Covid-19

    Untuk tahap ketiga, dengan waktu pelaksanaan April sampai Maret 2022 dengan sasaran vaksinasi covid-19 adalah masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.

    "Kemudian tahap keempat dengan waktu pelaksanaan April 21 sampai Maret 2022, dengan sasaran vaksinasi masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin," beber dia.

    Harisson menegaskan, pemberian vaksin covid-19 gratis, sehingga masyarakat tidak perlu membayar dalam program pemberian vaksin.

    Dirinya juga mengatakan untuk sasaran vaksinasi tidak akan diberikan kepada orang yang pernah terkonfirmasi covid-19, kemudian wanita yang sedang hamil atau menyusui, orang yang sedang mengalami gejala ISPA, seperti batuk, pilek sesak nafas dalam tujuh hari terakhir, dan orang yang merupakan anggota keluarga dari pasien suspect atau pasien konfirmasi yang sedang dirawat di rumah sakit.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id