6.186 Tenaga Pendidik di Tangsel Telah Divaksinasi

    Farhan Dwitama - 07 April 2021 12:54 WIB
    6.186 Tenaga Pendidik di Tangsel Telah Divaksinasi
    ilustrasi Medcom.id



    Tangerang: Sebanyak 6.186 tenaga pendidik di Kota Tangerang Selatan, Banten, tercatat telah menerima vaksin covid-19. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel kini tengah menyiapkan infrastruktur Protokol kesehatan (Prokes) menjelang penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

    "Untuk vaksinasi guru masih on progres, saat ini yang sudah tervaksin 6.186 orang mulai dari guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono, Rabu, 7 April 2021.






    Dia menerangkan, jumlah guru yang menerima vaksin tersebar di tujuh wilayah kecamatan se-Tangerang Selatan. Jumlah tersebut, masih terus bertambah sejalan dengan kuota vaksin yang disiapkan Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

    "Vaksin ini untuk semua guru swasta dan negeri di Tangsel, sejak tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP," jelas dia.

    Baca: Vaksinasi Tokoh Agama di Sleman Dijadwal Awal Ramadan

    Taryono mengatakan, jumlah guru dan tenaga kependidikan paling banyak yang menerima vaksin saat ini berasal dari wilayah kecamatan Serpong sebanyak 1.256 orang. Angak itu terdiri dari guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan.

    "Terkecil wilayah kecamatan Setu, dengan jumlah 442 guru. Tapi ini dinamis dan masih terus berjalan sesuai kuota yang akan kita dapat," jelasnya.

    Taryono mengaku, pelaksanaan vaksinasi bagi guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di Sekolah sangat penting, untuk menjamin pembelajaran yang aman dan sehat bagi semua pihak. Sehingga diharapkan bisa tercapai kekebalan tubuh di komunitas sekolah.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id