Tak Ada Perusahaan Ajukan Penangguhan UMK di Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 05 Desember 2019 19:01 WIB
    Tak Ada Perusahaan Ajukan Penangguhan UMK di Malang
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Malang: Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kabupaten Malang, Jawa Timur naik menjadi Rp3.018.053 pada 2020. Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Achmad Rukmiyanto, mengaku hingga saat ini masih belum ada perusahaan yang melakukan pengajuan penangguhan UMK.

    "Jika ada perusahaan yang hendak mengajukan penangguhan sebaiknya dilakukan bulan ini. Karena pengajuan itu maksimal sepuluh hari sebelum diberlakukannya UMK," kata Rukmiyanto di Malang, Kamis, 5 Desember 2019.

    Rukmiyanto menjelaskan pengajuan penangguhan UMK ini bisa dikirim langsung ke Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Pengajuan penangguhan juga bisa dikirimkan kepada Disnaker Kabupaten Malang dan kemudian dikirimkan ke tingkat provinsi.

    "Setelah itu, akan keluar surat keputusan dari Provinsi Jawa Timur yang ditanda tangani oleh Gubernur Jatim," jelas Rukmiyanto.

    Sebagai informasi tahun 2019 UMK di Kabupaten Malang sebesar Rp2.781.564,00. Sementara pada tahun 2020, UMK Kabupaten Malang naik sebesar Rp3.018.275,36. 

    Oleh karena itu, Disnaker Kabupaten Malang menggelar sosialisasi UMK 2020 di salah satu kampus di Kota Malang, Kamis, 5 Desember 2019. Puluhan perusahaan diundang untuk mengikuti sosialisasi ini beserta ketua serikat buruh.

    Rukmiyanto menjelaskan kegiatan ini tidak hanya untuk menyampaikan informasi soal UMK saja. Namun juga bisa menjadi ajang untuk sharing dan diskusi. 

    "Kalau informasi UMK bisa langsung kita dapatkan melalui internet. Tinggal klik saja. Tapi dalam forum ini juga kita manfaatkan untuk sharing kendala," ungkap Rukmiyanto.

    Sementara Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, mengimbau kepada perusahaan untuk memanfaatkan forum ini dengan baik. Kemudian, menyelesaikan kendala yang ada di perusahaan utamanya yang berkaitan dengan buruh. 

    "Agar tidak menjadi api dalam sekam. Selesaikan secara bipartit dulu," kata Kusmantoro.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id