Potensi Bencana di Malang Didominasi Banjir dan Longsor

    Daviq Umar Al Faruq - 07 Januari 2020 15:09 WIB
    Potensi Bencana di Malang Didominasi Banjir dan Longsor
    Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
    Malang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur, menyebut bencana hidrometeorologi rawan terjadi di Kota Malang. Hujan ekstrem disertai angin kencang hingga longsor adalah ancaman utama di musim hujan.

    "Bencana yang sering terjadi di Kota Malang itu banjir, angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang, dan tanah longsor," kata Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto, Selasa, 7 Januari 2020.

    Guna mengantisipasi tiga potensi bencana itu, BPBD Kota Malang menyiagakan personel dari berbagai instansi. Para petugas akan disebar di 28 titik rawan di Kota Malang.

    "Mereka juga disebar di kawasan rawan banjir seperti di Jalan Galunggung, Jalan Bondowoso, Jalan Letjen S Parman, Jalan Soekarno Hatta-Ringin Asri, dan Jalan Panji Suroso," jelasnya.

    Selain itu, BPBD Kota Malang juga bekerja sama dengan BPBD dari wilayah yang berbatasan dengan Kota Malang. Seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang.

    "Kami bersinergi untuk mengatasi tiga hal itu tadi, berkaitan dengan angkat sampah, sedimentasi di sungai, dan drainase. Itu kita lakukan bersama-sama," ungkapnya.

    Di sisi lain, Alie mengimbau masyarakat Kota Malang segera menghubungi BPBD bila terjadi bencana. Petugas bisa segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

    "Kami juga memiliki tiga grup Whatsapp. Jadi ini bisa cepat sekali, dalam hitungan menit tim kami sudah di lokasi," pungkasnya.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id