Dishub Sumsel Antisipasi Daerah Rawan Longsor

    Gonti Hadi Wibowo - 20 Desember 2019 14:49 WIB
    Dishub Sumsel Antisipasi Daerah Rawan Longsor
    Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus, di Palembang, Jumat, 20 Desember 2019. Gonti Hadi Wibowo/Medcom.id



    Palembang: Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatra Selatan memetakan daerah rawan longsor dan macet saat liburan natal dan tahun baru. Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan polisi untuk mengatasi kemacetan. 

    "Kami telah menyiapkan 1.670 personel Dishub dan puluhan posko yang tersebar di Sumsel," kata Nelson saat dikonfirmasi, Jumat, 20 Desember 2019.






    Nelson mengatakan untuk mengatasi longsor pihaknya telah berkoordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR), Basarnas, dan TNI saat natal dan tahun baru nanti.

    Menurut Nelson nantinya posko tersebut akan disebar seperti di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Stasiun Kertapati, Pelabuhan Boom Baru, dan Tanjung Api-Api, dan Exit Tol Kayu Agung-Palembang.

    Daerah rawan longsor di Sumsel yakni di desa Banuayu (Kabupaten OKU), Simpang Martapura-Muara Dua, Simpang Campang-Ujan Mas, Ujan Mas-Bengkulu, Muara Dua-Kota Batu, dan Desa Beruge (Kabupaten Muba)

    Sedangkan lokasi rawan macet yakni di jalan lintas timur yang meliputi Jalan Indralaya (Kabupaten Ogan Ilir-Kota Palembang), Betung (Kabupaten Banyuasin), Sungai Lilin (Kabupaten Muba).

    Untuk lintas tengah mulai dari Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, dan Martapura (Kabupeten OKU). "Peningkatan kendaraan nanti akan dimulai pada 22 Desember 2019 hingga 3 Januari 2020," pungkas Nelson.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id