40 Ton Garam Disemai untuk Hujan Buatan di Sumsel

    Gonti Hadi Wibowo - 12 Agustus 2020 14:13 WIB
    40 Ton Garam Disemai untuk Hujan Buatan di Sumsel
    Karhutla di Kabupaten Banyuasin terlihat dari udara. Foto: Humas BPBD Sumsel.
    Palembang: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mulai menyemai 40 ton garam di udara untuk menciptakan hujan buatan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Sumatra Selatan. Penyemaian garam di udara akan dilakukan selama 20 hari ke depan.

    "Dalam sehari, dua ton garam akan disemai dengan rincian memakan waktu selama tiga jam dengan menggunakan pesawat CN295 dari Skadrone Halim Perdanakusuma," kata Koordinator Lapangan Tehnik Modifikasi Cuaca (TMC) wilayah Sumsel dan Jambi dari BPPT, Dwipa Wirawan, Rabu 12 Agustus 2020.

    Dwipa mengatakan, modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan di Sumsel yang kini telah memasuki musim kemarau. Sementara itu, kebakatan hutan dan lahan (Karhutla) telah terjadi di beberapa wilayah di Sumsel.

    "Informasi yang kami terima dari BMKG selama 20 hari kedepan potensi hujan masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumsel sehingga kami akan mengoptimalkan potensi itu dengan melakukan penyemaian secara rutin," jelasnya.

    Baca: Sumsel Pastikan Optimal Tangani Karhutla

    Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Desindra Deddy, mengatakan dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel hanya dua daerah yang belum menghadapi musim kemarau yakni Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten Musirawas Utara (Muratara). Pihaknya memprediksi puncak musim kemarau di Sumsel pada September 2020.

    "Selama lima hari kedepan potensi hujan masih akan berlangsung di Sumsel. Kami meminta agat TMC ini harus dilakukan agar bibit awan bisa menambah volume sehingga terjadi hujan," katanya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id