Sekdes di Lebak Ditangkap Terlibat Perampokan

    Antara - 06 Februari 2020 17:29 WIB
    Sekdes di Lebak Ditangkap Terlibat Perampokan
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Cibinong: Sekretaris Desa (Sekdes) Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, S alias I, 40, ditangkap petugas Polres Bogor. S ditangkap lantaran diduga terlibat perampokan di Kampung Bakan Haruman, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    "Dari delapan pelaku, enam ditangkap termasuk dilakukan tindakan tegas karena di TKP yang berbeda melakukan perlawanan. Satu di antaranya adalah oknum Sekdes Sobang Lebak Banten," ujar Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni, saat konferensi pers di halaman Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis, 6 Februari 2020, melansir Antara.

    Joni mengungkap enam tersangka perampokan itu berinisial S alias I, 40, Sekdes Sobang; AH, 23; L, 22; S alias E, 30; MW, 38; dab R, 37. Para pelaku merampok salah satu rumah dengan mencungkil pintu utama, pada Rabu, 15 Januari  2020, 

    Dia menerangkan komplotan perampok ini menyekap korban, pasangan suami istri kemudian menggasak isi rumah. Para pelaku juga membawa senjata tajam saat beraksi. 

    "Istri pemilik rumah berteriak dan melakukan perlawanan maka dilakukan penganiayaan oleh para pelaku. Dia dan suaminya disekap dalam kamar. Salah satu yang mengancam ini oknum sekdes di Lebak, Banten," jelas Joni.

    Beberapa barang milik korban yang dirampok, yaitu dua mobil, satu sepeda motor, emas seberat 30 gram, surat berharga, tiga ponsel, sembako, dan uang Rp9 juta.

    "Jadi para pelaku mengikat kaki dan tangan pemilik rumah menggunakan lakban (alat perekat), lalu menodongkan golok serta memukul korban pada bagian kepada dan pundak. Total kerugian yang dialami korban Rp350 juta," ungkapnya.

    Joni menuturkan para pelaku ditangkap personel Polsek Cijeruk dan Sat Reskrim Polres Bogor pada 16, 17, 18 Januari 2020 di wilayah Banten, Sukabumi, Cianjur dan Bogor. Sejumlah barang bukti hasil kejahatan disita dari pelaku. Yaitu dus telepon seluler, golok, cincin emas beserta suratnya, satu unit telepon seluler, STNK mobil Pikap, dan sebuah buku KIR. Para pelaku dijerat Pasal 356 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id