Pemerintah DIY Harapkan Capaian 70 Persen Warga Tervaksinasi Bisa Lebih Cepat

    Ahmad Mustaqim - 27 Juli 2021 23:55 WIB
    Pemerintah DIY Harapkan Capaian 70 Persen Warga Tervaksinasi Bisa Lebih Cepat
    ilustrasi vaksinasi. Medcom.id



    Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap vaksinasi covid-19 bisa berlangsung cepat dan mencapai target 70 persen dari jumlah total penduduk sekitar 2,8 juta jiwa. Capaian itu dinilai bisa menciptakan kekebalan kelompok.

    "Terget 70 persen (penduduk tervaksin) September selesai, kalau bisa percepatan. Itu bergantung persediaan vaksin," kata Sekretaris Daerah pemerintah DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Yogyakarta, Selasa, 27 Juli 2021.

     



    Kadarmanta mengatakan, capaian vaksinasi per 22 Juli, sebanyak 1.047.779 orang (36,4 persen) sudah dosis pertama dan 409.996 orang (14,2 persen) sudah dosis kedua. Jumlah tervaksin itu sudah termasuk anak-anak atau pelajar yang dimulai beberapa waktu lalu.

    Ia mengungkapkan, perlu dilakukan vaksinasi massal untuk mencapai target itu. Menurut dia, dari target semula 14 ribu sasaran per hari perlu ditingkatkan hingga 20 ribu sasaran per hari.

    Baca:  Asyik! Ikut Vaksinasi di Program Polres Gresik Dapat Beras 5 Kg

    "Tapi kemampuan (SDM kesehatan) 14 ribu. Tiap hari kita berusaha tambahkan. Pernah capaian vaksinasi bulan kemarin 47.611 per hari," ujarnya.

    Dia menilai, peningkatan target capaian vaksinasi, termasuk harian, sulit dilakukan. Terlebih, saat ini masih dalam masa PPKM Level 4 dan tidak boleh ada kerumunan.

    Saat ini, katanya, vaksinasi banyak dilakukan TNI-Polri. Ia mengatakan, kiriman vaksin dari pemerintah pusat sudah terdapat label peruntukannya.

    "(Ketersediaan dosis) vaksin 14.300 vial. Kalikan saja (setiap 1 vial) 10 (dosis). Ada pergeseran capaian karena (target sasaran) 158 ribu. Target (pemerintah) provinsi ada 15.923 vial. Kalau TNI ada dan mencari target sasaran sendiri," katanya.


    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


     

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id