Polisi Kesulitan Jerat Tersangka Kasus Guru Ngaji Cabul di Pinang Tangerang

    Hendrik Simorangkir - 05 November 2021 15:06 WIB
    Polisi Kesulitan Jerat Tersangka Kasus Guru Ngaji Cabul di Pinang Tangerang
    Ilustrasi pencabulan. Medcom.id



    Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota mengaku kesulitan menyelidiki kasus pencabulan terhadap dua perempuan di bawa umur di Pinang, Tangerang, Banten. Sebanyak lima saksi telah diperiksa, salah satunya adalah pelaku berinisial S, yang merupakan guru mengaji. 

    "Yang diperiksa sementara ini ada lima orang, termasuk terlapor ya. Sudah kita periksa semua," ujar Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Bonar, Jumat, 5 November 2021.

     



    Namun, kata Bonar, pihaknya akan mencari saksi lain terkait kasus pencabulan di bawa umur itu. Pasalnya, harus ada saksi yang melihat kejadian tersebut.

    "Pencabulan memang harus ada saksi-saksi yang benar melihat selain dari pada korban. Saat ini kita sedang mencari informasi tambahan terkait itu, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita sampaikan," jelasnya.

    Baca: Diimingi Punya Ilmu Kebatinan, 2 Gadis Jadi Korban Pencabulan Guru Ngaji di Tangerang

    Bonar mengaku pihaknya kesulitan saat menyelidiki kasus pencabulan tersebut. Dia mengungkap, penyidik harus berkerja ekstra untuk mengungkap kasus tersebut. 

    "Terkait kasus ini (pencabulan) agak susah, kita harus kerja ekstra untuk kasus pencabulan," ucap dia. 

    Sebelumnya, dua perempuan di bawah umur diduga menjadi korban pencabulan oleh guru mengaji di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Perbuatan tidak senonoh itu didapatkan kedua korban lantaran diimingi pemberian ilmu kebatinan. 

    Peristiwa tersebut terjadi pada April 2021, salah satu korban perempuan yang mengikuti pengajian diminta untuk mandi kembang. Permintaan mandi kembang tersebut bertujuan untuk mendapatkan ilmu kebatinan dari sang guru.

    Baca: Anggota DPR Diduga Pelaku Pencabulan Disebut Berasal dari PAN

    Mulanya, kata dia, korban masih menggunakan pakaian lengkap tapi digerayangi oleh guru tersebut. Setelah meraba tubuh korban, pelaku kemudian meminta korban untuk memegang alat kelaminnya. 

    Tak cuma satu murid, guru mengaji itu juga melakukan perbuatan cabut ke seorang anak didik lainnya. Korban kedua pun diminta untuk mandi kembang. 

    Lebih parah, guru mengaji itu melepaskan busana korbannya hingga meraba dan mencumbu korbannya. Akhirnya, kedua orang tua korban yang mengetahui kejadian tersebut melaporkan terduga pelaku ke Polres Metro Tangerang Kota. Laporan tersebut masuk pada Agustus 2021. 

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id