12 Petani di Sragen Tewas Tersetrum Jebakan Tikus

    Media Indonesia.com - 04 November 2020 15:34 WIB
    12 Petani di Sragen Tewas Tersetrum Jebakan Tikus
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Sragen: Sebanyak 12 petani di sejumlah desa wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tewas terkena setrum listrik jebakan tikus. Hama itu mengganas di lahan tanaman padi selama beberapa bulan terakhir.

    "Korban terakhir ialah Jumino, 58, yang tewas tersambar setrum di areal persawahan milik tetangganya di Desa Jatirejo Tengah, Sukodono, Rabu, 4 November 2020," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi. 

    Menurut Yuswanto pihaknya telah bergerak mengusut kasus itu untuk memberikan efek jera bagi petani yang dianggap gegabah membuat jebakan tikus dengan setrum di areal persawahan.

    "Sudah banyak petani yang meninggal. Ini harus dihentikan, sebab membahayakan petani sendiri," kata dia.

    Baca juga: Dinkes Mataram Petakan Sasaran Vaksinasi Covid-19

    Yuswanto mengisyaratkan pemilik sawah yang memasang setrum perangkap tikus hingga menyebabkan korban Jumino tewas berpotensi dijerat pidana.

    Ia memaparkan tewasnya Jumino berbeda dengan kasus sebelumnya yakni petani yang meninggal akibat jebakan tikus di area persawahan milik sendiri. Dalam kasus ini Jumino tewas di lahan milik tetangganya.

    "Kali ini yang terjadi di sawah orang lain. Ada potensi mengarah ke pidana pada peristiwa hari ini. Korban dengan pemilik lahan merupakan orang berbeda. Ini merupakan kejadian yang berbeda dengan sejumlah kejadian sebelumnya," imbuh dia.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id