comscore

Pemprov Kepri Memastikan Travel Bubble dengan Singapura Siap Dibuka

Antara - 11 Oktober 2021 07:27 WIB
Pemprov Kepri Memastikan <i>Travel Bubble</i> dengan Singapura Siap Dibuka
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin rapat pembahasan travel bubble di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (10/10). (Ogen)
Batam: Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan tidak pernah menyatakan penundaan pelaksanaan travel bubble atau gelembung perjalanan antara Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan negara Singapura.

"Tak ada ditunda, justru Kepri sudah sangat siap menerima wisman," kata Gubernur Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu, 10 Oktober 2021.
Menurutnya masalah travel bubble sudah cukup panjang dibahas antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Ansar memastikan Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan Bali dan Kepri akan segera dibuka untuk perjalanan wisatawan mancanegara dari beberapa negara yang ditetapkan pemerintah pusat.

Bahkan dari hasil perbincangan dengan Menteri Peruhubungan Budi Karya Sumadi, katanya, Pemprov Kepri sudah mengusulkan agar bandar udara (Bandara) di Batam dan Tanjungpinang dapat segera dibuka.

Baca: Nasib Status PPKM Surabaya Tergantung Bangkalan

Begitu pula dengan Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Pelabuhan Bintan Telani Bintan, dan Pelabuhan Harbour Bay Batam supaya secepatnya dibuka bagi wisman.

"Menhub ingin Bandara Batam dan Tanjungpinang jadi pilot project dibuka untuk penerbangan internasioal. Juga Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Pelabuhan Batam Center, karena sudah digunakan untuk kepulangan PMI," imbuhnya.

Lanjut Ansar, salah satu lokasi wisata yang diusulkan siap menerima wisman ialah Bintan Beach Resort (BBR) di kawasan Lagoi, Kabupaten Bintan. Kawasan tersebut, lanjut dia, sudah menyiapkan protokol kesehatan seperti lokasi karantina dan alat mesin PCR.

"Kita dorong hasil tes PCR wisman keluar 1 jam," ungkapnya.

Lebih lanjut Ansar menyebut keputusan terkait kawasan wisata Kepri yang akan dibuka diputuskan pemerintah pusat besok, Senin. Demikian pula soal kondisi covid-19 di Singapura yang tengah tinggi, pun jadi pertimbangan pemerintah pusat untuk dibahas.

"Besok sudah ada keputusan resmi pemerintah pusat," ucap Ansar.
 

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id