Kota Pekanbaru Perpanjang PPKM Level 2

    Antara - 06 Oktober 2021 10:24 WIB
    Kota Pekanbaru Perpanjang PPKM Level 2
    Aktivitas pembatasan pergerakan dan penyekatan masih berlangsung di beberapa ruas jalan Pekanbaru selama PPKM Level 2. (ANTARA/Vera Lusiana )



    Pekanbaru: Pemerintah pusat memperpanjang status Kota Pekanbaru, Riau, tetap pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 hingga 14 hari ke depan, karena sejumlah indikator masih belum terpenuhi.

    "PPKM level 2 di Kota Pekanbaru berlangsung pada 5 hingga 18 Oktober 2021. Secara umum regulasi yang mengatur pembatasan kegiatan masyarakat masih sama dengan sebelumnya," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT, di Pekanbaru, Rabu, 6 Oktober 2021.

     



    Firdaus MT mengatakan ada tiga poin yang menjadi kendala Kota Pekanbaru belum mampu mencapai indikator PPKM level 1. Di antaranya capaian vaksinasi kelompok lanjut usia (lansia), masyarakat umum, dan belum meningkatkan tracing atau pelacakan kontak.

    "Poin ini menjadi perhatian agar Kota Pekanbaru dapat memenuhi indikator untuk masuk ke PPKM level 1," ungkapnya.

    Ia mencontohkan untuk tracing yang harus dipenuhi 1 banding 14 agar dapat masuk ke level 1. Sementara Kota Pekanbaru hanya dapat melakukan tracing 1 kasus banding 4.

    Baca juga: Gunung Ili Lewotolok 27 Kali Meletus dalam Sehari

    Firdaus pun meminta masyarakat agar tidak lengah, tetap harus waspada walau kasus melandai, disiplin pada protokol kesehatan adalah wajib. Tetaplah menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mencegah mobilitas.

    "Semoga selepas ini kita targetkan Kota Pekanbaru masuk dalam PPKM level 1," ujar dia.

    Namun demikian, lanjutnya, di masa PPKM level 2 ini, Pekanbaru memperbolehkan pelonggaran siswa saat belajar tatap muka dengan menambah jam belajar dari sebelumnya hanya dua jam menjadi empat jam.

    "Belajar tatap muka untuk waktunya diserahkan kepada daerah, waktu empat jam itu sudah mencakup semua kegiatan di sekolah," terangnya.

    Ia memperingatkan akan menutup aktivitas di sekolah jika yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka, tidak mematuhi protokol kesehatan. "Kalau tidak disiplin kita tutup," ucapnya.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id