Cara Khofifah Cegah Radikalisme di Kalangan ASN

    Amaluddin - 15 November 2019 20:15 WIB
    Cara Khofifah Cegah Radikalisme di Kalangan ASN
    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/Amaluddin
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki strategi untuk mencegah radikalisme pada aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Jatim. Khofifah akan melakukan screening pemahaman ideologi pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

    "Kita akan melakukan proses membangun penguatan nasionalisme dan kebangsaan ke CPNS," kata Khofifah di Surabaya, Jumat, 15 November 2019.

    Namun, Khofifah tidak meyampaikan detail cara untuk memproses CPNS, agar tidak terpapar radikalisme. Kata Khofifah, strategi yang akan dilakukannya masih dalam proses. "Masih proses, sedang jalan," jelas Khofifah.

    Khofifah tidak mengelak terhadap hasil survei yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun lalu. Survei itu mencatat hampir 50 persen pelajar setuju tindakan radikal.

    Dari jumlah itu, 52,3 persen siswa setuju dengan kekerasan untuk solidaritas agama dan 14,2 persen membenarkan serangan bom. Kemudian 25 persen siswa dan 21 persen guru menyatakan Pancasila tak lagi relevan.

    Kemudian data juga merekam ada 84,8 persen siswa dan 76,2 persen guru setuju dengan penerapan syariat Islam di Indonesia. "Iya, itu LIPI yang pernah melakukan survei," katanya singkat.

    Pemprov Jatim sendiri resmi membuka 1.817 rekrutmen CPNS pada 11 November 2019. Adapun formasi CPNS di Jatim didominasi guru, yakni 1.133 kuota, tenaga kesehatan 322 dan tenaga teknis 362.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id