Mensos Pastikan Bantuan Tahap II ke Nduga Dikirim Pekan Ini

    Farhan Dwitama - 22 Juli 2019 16:04 WIB
    Mensos Pastikan Bantuan Tahap II ke Nduga Dikirim Pekan Ini
    Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. (ANT/WAHYU PUTRO A)
    Tangerang: Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan bantuan tahap dua untuk pengungsi korban konflik di Nduga dan Wamena, Papua, dikirim pekan ini. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemrov Papua dan Pemkab Nduga juga Wamena.

    "Selanjutnya tugas di dinas Kabupaten Wamena untuk mendistribusikannya," kata Agus, di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 22 Juli 2019. 

    Agus menjelaskan penanganan pengungsi korban konflik di Kabupaten Nduga harus melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah dan TNI/Polri. Pemerintah dalam menangani pengungsi korban konflik sangat berhati-hati, karena sangat berbeda dengan penanganan pengungsi korban bencana alam.

    "Dengan kerjasama semua unsur maka masalah yang dihadapi pengungsi dapat terselesaikan," jelasnya.

    Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat, mengaku pemerintah  mengalami kendala dalam mendata pengungsi konflik di Kabupaten Nduga. Kendala yang dialami yakni para pengungsi berada di rumah kerabat di Wamena. 

    "Hal ini menyulitkan identifikasi mereka," jelas Harry.

    Harry menambahkan berdasarkan laporan kodim 1702 Jayawijaya, pengungsi di Kabupaten Nduga sudah kembali ke rumah masing-masing. Pun dengan Kabupaten Jayawijaya, sudah tidak ada pengungsi.

    "Tidak ada penghentian bantuan kepada pengungsian di Kabupaten Lanijaya. Pemkab Lanijaya terus menyalurkan bantuan logistik ke pengungsian disana," kata dia. 

    Dia menerangkan bantuan terhadap pengungsi akibat konflik di Papua terdiri dari dua tahap dengan nilai Rp740.449.000. Tahap pertama telah disalurkan 50 ton cadangan beras pemerintah, yakni 10 ton melalui Jayapura, 10 ton ke Mbua, Yal, dan Mbulmu Yalma dan 30 tib melalui Wamena. 

    "Bantuan ini telah diserahterimakan kepada pemda Kabupaten Nduga," terangnya.

    Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sembako tahap pertama kepada pengungsi korban konflik Nduga. Sembako terdiri dari mie instan sebanyak 1.680 karton, gula pasir sebanyak 9.520 Kg, minyak goreng 9.873 liter, garam 19.200 bungkus, ikan kaleng 9.550 bungkus, kopi 9.550 bungkus dan beras 50 kilogram.

    Harry menambahkan bantuan tahap II terdiri dari perlengkapan bermain sebanyak 250 paket, perlengkapan belajar anak sebanyak 250 paket, perlengkapan olahraga 30 paket, perlengkapan kebutuhan kelompok rentan (balita, lansia, kebutuhan khusus) sebanyak 850 paket. 

    "Semua bantuan tersebut saat ini sudah berada di gudang dinas sosial propinsi Papua dan siap diterbangkan ke Wamena," tandas dia.

    KKB di Papua menyerang pekerja proyek Trans Papua di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Usai itu, mereka menyerang pos TNI yang berada di Distrik Mbua, Papua. Pos itu dibangun secara mandiri untuk menjaga para pekerja proyek Trans Papua.
     
    Akibat penyerangan itu, sebanyak 19 pekerja proyek PT Istaka Karya dan satu prajurit TNI tewas.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id