Dua Arca Zaman Mataram Kuno Ditemukan di Sleman

    Ahmad Mustaqim - 29 Januari 2020 20:25 WIB
    Dua Arca Zaman Mataram Kuno Ditemukan di Sleman
    Perwujudan temuan arca di tanah kas Desa Widodomartani, Dusun Kalijeruk RT 01 RW 04 Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
    Yogyakarta: Dua buah arca ditemukan di Desa Widodomartani, Dusun Kalijeruk RT 01 RW 04, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Arca berbentuk sapi dan manusia menyerupai dewa itu muncul saat operator alat berat menggali tanah kas Desa Widodomartani.

    “Katanya, alat berat menyentuh bebatuan saat menggali. Ketika diangkat ternyata arca. Setelah mengangkat satu arca, ditemukan lagi benda serupa di kedalaman empat meter," kata Kapolsek Ngemplak, Kompol Wiwik Hari Tulasmi, Rabu, 29 Januari 2020.

    Kedua arca, kata Wiwik, masing-masing berukuran 60x40 sentimeter dan 80x30 sentimeter. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta menyebut kedua arca berjenis nandi dan agastya.

    "Arca itu diduga sudah ada sejak abad kesembilan. Tahunnya kira-kira 801-899 masehi. Masih (zaman kerajaan) Mataram kuno," imbuh Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Muhammad Taufik.

    Taufik menduga usia arca itu hampir sama dengan sejumlah candi di wilayah Sleman. Seperti Candi Kedulan, Morangan, dan Kimpulan. Ia memperkirakan, masih akan ada temuan serupa lantaran arca agastya kerap didirikan beserta empat jenis arca lain.

    “Selain agastya, biasanya ada nandiswara, durga, ganesha, dan kala. Harus ada lima setiap sisi mata angin. Biasanya (arca) ditempelkan di dinding candi,” jelasnya.

    Taufik memastikan lokasi temuan arca dulunya berdiri bangunan candi. Bukti lain yang menguatkan lantaran temuan arca dekat dengan sumber mata air.

    "Candinya mungkin tidak besar seperti candi perwara. Candi perwara hampir dipastikan memiliki induk candi," ungkapnya.

    Ia menambahkan pihaknya tak bisa langsung melakukan eskavasi. Selain saat ini musim hujan, lahan tersebut merupakan milik desa sehingga perlu izin untuk melakukan penggalian.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id