Karhutla di Kalteng Diduga Disengaja

    Antara - 14 Agustus 2019 16:17 WIB
    Karhutla di Kalteng Diduga Disengaja
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Palangka Raya: Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meminta aparat penegak hukum menindak tegas para pembakar lahan dengan sengaja. Dia menduga kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya terorganisasi.

    "Harus dituntaskan, siapa pelaku dibalik ini, harus ditangkap. Saya sudah laporkan kepada pemerintah pusat untuk dikawal. Kejadian ini diduga terorganisasi, disengaja dan masif," katanya di Palangka Raya, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Dia mengatakan pembakar hutan dan lahan harus diberi efek jera. Dia menilai kasus karhutla yang terjadi saat ini seperti kasus pembakaran sekolah yang pernah terjadi. 

    Dia menuturkan titik api seharusnya tidak seperti sekarang, jika semua pihak memiliki kesadaran dampak asap merugikan masyarakat. Kondisi seperti ini tentu dinilai negatif oleh dunia internasional.  

    "Okelah kalau tidak ada yang senang dengan wali kota mau pun gubernur, tapi jangan sampai korbankan masyarakat dengan kondisi seperti ini," jelasnya. 

    Sugianto memaparkan, pada Selasa, 13 Agustus 2019,  Wali Kota Palangka Raya melaporkan Satuan Polisi Pamong Praja menangkap terduga pelaku pembakaran lahan disengaja.

    Ada beberapa orang yang diduga membakar lahan, namun hanya satu yang berhasil ditangkap. Terduga pelaku itu sudah menyebutkan nama bosnya. 

    "Siapa pun pelakunya harus ditangkap dan dituntaskan. Jangan sampai terduga disebut gila, kalau sedikit-sedikit pelaku seperti itu gila, tentu akan sulit," paparnya.

    Dia mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, terlebih kondisi saat ini musim kemarau kering. Sebab dampak asap yang ditimbulkan sangat merugikan berbagai sektor.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id