Penyerahan DIPA, Pemprov Papua Minta Efisiensi Anggaran

    Roylinus Ratumakin - 20 November 2019 15:21 WIB
    Penyerahan DIPA, Pemprov Papua Minta Efisiensi Anggaran
    Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen saat menyerahkan DIPA petikan tahun 2020, Rabu, 20 November 2019. Medcom.id/Roy Ratumakin
    Jayapura: Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) petikan 2020 secara simbolis kepada 14 Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja (Satker) Kementerian dan Lembaga serta Daftar Alokasi Dana TKDD 2020 kepada para Bupati/WaIi Kota se-Provinsi Papua.

    DIPA dan Daftar Alokasi Dana TKDD merupakan dokumen yang menjadi dasar pengeluaran negara, pencairan atas beban APBN, serta mendukung kegiatan akuntansi Pemerintah.

    "Gubernur Papua meminta agar seluruh aparatur pemerintah menjaga amanah setiap rupiah anggaran yang dikumpulkan dari Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak, dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan nilai tambah kepada pembangunan serta menyejahterakan rakyat," kata Hery saat dikonfirmasi, Rabu, 20 November 2019.

    Hery menjelaskan para bupati, wali kota, pinpinan OPD serta seluruh KPA Satker di Papua wajib mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Lima Program Prioritas Kerja yang meliputi, pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi, transformasi ekonomi, dan penyederhanaan birokrasi.

    "Ini sesuai dengan tema kebijakan fiskal yang akan dijalankan di tahun 2020 yaitu APBN untuk akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan kualitas SDM," jelas Hery.

    Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Arif Wibawa menyampaikan, alokasi Anggaran Belanja Negara tahun 2020 di Provinsi Papua sebesar Rp63,98 triliun, atau meningkat 3.2% dibandingkan alokasi tahun sebelumnya.

    "Dari keseluruhan belanja negara tahun 2020 di Papua, Rp16,69 triliun dialokasikan untuk Satuan Kerja KIL (sebanyak 633 DIPA), dan Rp47,3 triliun berupa alokasi TKDD untuk provinsi, kabupaten, dan kota," kata Arif.

    Sementara alokasi Dana Desa, kata Arif mengalami peningkatan dimana 2019 sebesar Rp5,24 triliun meningkat menjadi Rp5,41 triliun pada tahun 2020.

    "Peningkatan ini menjadi salah satu perwujudan komitmen pemerintah untuk membangun indonesia dari pinggiran," pungkas Arif.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id