Bea Cukai Makassar Waspadai Barang Impor Asal Tiongkok

    Muhammad Syawaluddin - 06 Februari 2020 15:38 WIB
    Bea Cukai Makassar Waspadai Barang Impor Asal Tiongkok
    Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai III, KPPBC Makassar, Nasruddin, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 6 Februari 2020. (Foto: Medcom.id/Syawaluddin)
    Makassar: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Makassar, Sulawesi Selatan, mewaspadai barang impor asal Tiongkok, menyusul merebaknya virus korona.

    "Kita terus koordinasi. Karena di kantor pos itu juga ada karantina," kata Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai III, KPPBC Makassar, Nasruddin, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 6 Februari 2020.

    Nasruddin menjelaskan barang impor yang datang dari Tiongkok terlebih dulu masuk ke karantina, terutama impor makhluk hidup atau bibit tanaman. Selebihnya, tidak ada penanganan khusus.

    "Barang-barang yang sifatnya makhluk hidup dan bibit kita akan koordinasi dengan karantina," jelasnya. 

    Terkait beredarnya isu virus korona melalui telepon genggam, Nasruddin menjamin hal itu tak benar. Pihaknya masih menerima barang impor dalam bentuk telepon genggam, hanya saja ada pembatasan jumlah.

    Pihaknya juga melakukan pemeriksaan sesuai aturan, seperti pengecekan tipe dan kondisi barang melalui x-ray. Termasuk juga pemeriksaan secara fisik.

    "Barang-barang lain tidak ada perlakuan khusus. Kita tetap memberlakukan aturan yang sama, semua barang kiriman itu wajib x-ray," ungkapnya.

    Nasruddin memastikan impor barang melalui kapal laut dari Tiongkok tidak ada penghentian. Karena menurutnya, tidak semua kapal yang datang berasal dari Wuhan. 

    "Karena kebanyakan kapal datang dari Shanghai atau Hong Kong," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id