7 Muncikari Daring di Surabaya Ditangkap

    Syaikhul Hadi - 15 Mei 2020 08:12 WIB
    7 Muncikari Daring di Surabaya Ditangkap
    Ilustrasi. Medcom.id
    Surabaya: Sebanyak tujuh orang diduga muncikari daring ditangkap anggota Jatanras Polrestabes Surabaya, di salah satu hotel di kawasan Gubeng Surabaya, Jawa Timur. Polisi juga menangkap tujuh perempuan diduga pekerja seks komersial (PSK). 

    Tujuh mucikari itu Edwin Mariyanto, 21; Selvia Andriani, 21; Edi Wiyono, 21; Akmal Muyassar, 19; Diah Nur Aini, 24; M. Rizky, 21; dan Azis Haryanto, 27. Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, kasus diungkap bermula dari adanya informasi praktik prostiusi daring.

    "Ada yang masih dijual oleh para pelaku muncikari," ungkap Agung, Kamis, 15 Mei 2020. 

    Agung menuturkan para muncikari menawarkan  melalui media sosial. Dia melanjutkan, dari interaksi media sosial terjadi kesepakatan, mulai dari kirim foto dan pembayaran.

    Baca: Prostitusi Berkedok Wisata Halal di Puncak Bogor Terbongkar

    "Pelanggan atau pembeli membalas Michat tersebut. Setelah menanyakan harga serta tawar menawar dan sepakat, pelaku mengirimkan foto (PSK) dan penetapan tarif," jelasnya. 

    Dia mengungkap sekali kencan dipatok harga Rp5 juta - 10 juta. Muncikari mendapat keuntungan Rp1 juta - 2 juta.

    "Hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama wabah pandemi covid-19 dan PSBB Surabaya Raya," ungkapnya. 

    Dia mengaku pihaknya tengah mengembangkan kasus dan masih memeriksa. para pelaku diancam Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007  dan atau pasal 296 KUHP dan atau pasal 507 KUHP tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id