1,5 Juta Unit Kendaraan Bermotor di Jateng Menunggak Pajak

    Mustholih - 12 Februari 2020 16:44 WIB
    1,5 Juta Unit Kendaraan Bermotor di Jateng Menunggak Pajak
    Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
    Semarang: Sekitar 1,5 juta unit kendaraan bermotor di Jawa Tengah menunggak pajak, 80 persen di antaranya adalah sepeda motor. Akibat tunggakan itu, Pemerintah Provinsi Jateng merugi Rp450 miliar.

    "Tunggakan pajak kendaraan berdasarkan data 2019 sampai Januari 2020," kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jawa Tengah, Tavip Supriyanto, Rabu, 12 Februari 2020.

    Pemprov Jeteng berencana membebaskan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk menutupi tunggakan. Kebijakan itu akan berlaku mulai 17 Februari hingga 17 Juli 2020.

    "Ini bukan pemutihan tetapi pembebasan denda pajak," ungkapnya.

    Meski menderita kerugian Rp450 miliar, Tavip menambahkan realisasi pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada 2019 mencapai Rp4,6 triliun. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp4,5 triliun.

    "Tahun ini target PKB kita naik menjadi Rp5,2 triliun. Sedangkan BBNKB targetnya Rp3,7 triliun," pungkasnya.






    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id