Sindikat Penambang Emas Liar di Papua Barat Dibongkar

    Media Indonesia.com - 25 Juni 2020 09:59 WIB
    Sindikat Penambang Emas Liar di Papua Barat Dibongkar
    Ilustrasi. Medcom.id
    Manokwari: Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Barat membongkar sindikat penambangan emas ilegal di wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua. Empat pelaku ditangkap, beserta barang bukti emas dan uang diduga hasil penjualan emas.

    "Ini sindikat besar, ada beberapa pelaku yang berada di Makassar yang berperan memasok dana kepada para pelaku yang memainkan perannya di sini," ucap Direktur Kriminal Khusus Polda Papua Barat, AKBP Romylus Tamtilahitu, di Manokwari, Papua Barat, Rabu, 24 Juni 2020, melansir Mediaindonesia.com.

    Dia menjelaskan pihaknya mendapat informasi dari masyarakat perihal maraknya penambangan emas liar. Tim Ditkrimsus segera melakukan pemantauan di lokasi penambangan dan menangkap sejumlah tersangka, pada 1 Juni 2020.

    Baca: Polisi Tangkap Penambang Ilegal yang Beroperasi 16 Tahun

    Pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan memperoleh bukti serta pelaku terlibat penambangan. Yakni AG, AP, AM, dan RS, masing-masing berperan sebagai pengepul, koordinator lapangan, serta penambang.

    "Sedangkan pemasok dananya berada di Makassar. Ada dua orang masing-masing berinisial FD dan AS. Kami menetapkan mereka dalam DPO (daftar pencarian orang)," imbuhnya.

    Dia mengungkap barang bukti yang disita yakni uang Rp100 juta, emas 1,6 kilogram, buku rekening, dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM). 
     
    "Barang bukti emas ini kalau dikonversikan dalam bentuk uang nilainya kurang lebih Rp1,2 miliar. Emas yang mereka peroleh dari kegiatan ilegal ini dijual di Makassar dengan harga Rp700 ribu per gram," terangnya. 

    Dia mengungkap penambangan ilegal dilakukan di dua lokasi, yakni Distrik Catubow dan Minyambauw, Kabupaten Pegunungan Arfak. 
    Polisi masih melakukan pengembangan, untuk mengungkap tersangka lain yang terlibat.

    "Ini menjadi perhatian serius Bapak Kapolda seiring banyaknya informasi dari masyarakat tentang aktivitas penambangan emas ilegal di Pegaf (Pegunungan Arfak)," tukasnya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id