Jepara Hasilkan 1.300 Ton Sampah per Hari

    Rhobi Shani - 23 Februari 2020 14:43 WIB
    Jepara Hasilkan 1.300 Ton Sampah per Hari
    Peringatan hari peduli sampah nasional di Pantai Blebak Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada, Minggu, 23 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Rhobi S
    Jepara: Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menghasilkan sampah lebih dari 1.300 ton per hari. Sebanyak 20 ton sampah merupakan sampah plastik.

    Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan sampah yang dihasilkan masyarakat ditampung di lima tempat penampungan akhir (TPA) di Kota Ukir. Sejumlah program sudah dilakukan untuk menangani sampah tersebut.

    "Gas metana di TPA sudah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bahan bakar. Juga dimanfaatkan untuk pupuk," ujar Dian di sela-sela kegiatan peringatan hari peduli sampah nasional di Pantai Blebak Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, pada, Minggu, 23 Februari 2020.

    Dian mengajak pengunjung Pantai Blebak memungut sampah. Pengunjung diminta menanaman bibit pohon cemara dan trembesi di sepanjang pantai. Sampah yang didapat hari ini sebanyak 1 ton.

    "Harapan saya ini tidak sekedar acara seremoni, tapi kesadaran masyarakat akan kepedulian terhadap sampah benar-benar tumbuh," kata Dian.

    Baca: Pemkot Depok Dukung Ekspose Pembuang Sampah Sembarangan

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara, Farikha Elida, mengatakan sejumlah program telah dilakukan untuk menangani sampah. Seperti program jemput sampah, bank sampah, aplikasi pengelolaan sampah, serta menyiapkan desa mandiri sampah.

    "Kami sudah menyiapkan empat desa mandiri sampah untuk jadi proyek percontohan nasional. Salah satu desa mandiri sampah Desa Blebak, kami siapkan jadi percontohan nasional karena infrastrukturnya sudah siap," ujar Elida.

    Berkait penanganan sampah, Elida menambahkan, pemerintah kabupaten telah mengeluarkan intruksi larangan penggunaan kantong plastik di toko-toko modern. Serta larangan penggunaan air minum dalam kemasan botol plastik di lingkungan pemerintah kabupaten.

    "Intruksi larangan penggunaan kantog plastik sudah ada. Kami juga sudah membagikan tumbler," tandas Elida.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id