Pemeriksaan Posko Pencegahan Covid-19 Perbatasan 2 Kabupaten di NTT Ricuh

    MetroTV - 17 Mei 2020 15:11 WIB
    Pemeriksaan Posko Pencegahan Covid-19 Perbatasan 2 Kabupaten di NTT Ricuh
    Ilustrasi: Medcom.id
    Manggarai: Kericuhan terjadi di Posko Pencegahan Covid-19 milik Pemerintah Kabupaten Manggarai di dekat perbatasan dengan Kabupaten Manggarai Barat, tepatnya di Desa Benteng Redo, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu, 16 Mei 2020. Kericuhan melibatkan para perangkat desa yang memperdebatkan keberadaan posko tersebut. 

    Camat Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut beradu mulut dengan Kepala Desa Benteng Redo, Leonardus Levinal terkait keberadaan posko tersebut. Camat Pius Baut mengatakan keberadaan posko tersebut telah mengganggu kenyamanan warga Lembor yang bermukim di kawasan perbatasan. Padahal menurut dia, warga harus bebas bepergian tanpa harus dibatasi oleh petugas. 

    "Saya harus datang. Supaya masyarakat bisa leluasa ke mana-mana. Ke terminal, ke pasar, ke rumah sakit, dan seterusnya. Itu yang terjadi sehingga ada suara tinggi dan lain-lain tadi. Berteriak untuk masyarakat. Berteriak demi aturan. Bukan aturannya saya. Aturan negara ini. Bukan aturannya bupati, di mana pun. Aturan negara ini. Undang-undang di atas segalanya," kata Pius di lokasi, Sabtu, 16 Mei 2020.

    Ia mengakui dirinya harus turun tangan atas nama warga yang kebebasannya dibatasi oleh adanya posko tersebut. Ia mengatakan kebebasan warganya terbatas karena adanhya psoko tersebut yang didirikan hanya berdasarkan keputusan bupati. 

    Sementara Kepala Desa Benteng Redo, Leonardus Levinal mengatakan petugas posko terkejut dengan adanya insiden itu. Ia mengatakan Camat Lembor datang bersama petugas dan warganya lalu marah-marah di posko. Mereka juga mendesak agar posko tersebut dibongkar. 

    "Ini pos kemanusiaan. Kenapa pos kemanusiaan? Karena disadari bahwa pandemi Covid-19 ini merupakan masalah internasional. Bukan saja lokal, tetapi internasional. Sehingga kewaspadaan dan kepedulian terhadap pandemi ini disiapsiagakan oleh semua kita," jelas Leonardus.

    Leonardus mengatakan, posko Covid-19 Pemkab Manggarai dibangun di atas wilayah Kabupaten Manggarai. Pihaknya bersama petugas dari Pemkab Manggarai akan terus menjaga posko dan memberlakukan pengetatan sesuai perintah bupati. Ia tak akan meninggalkan atau membongkar posko tersebut sebelum diperintahkan oleh Bupati Manggarai, Deno Kamelus. 

    Leonardus mengatakan pos yang dibangun merupakan pos kemanusiaan. Melalui pos tersebut, pemerintah berjuang keras untuk memerangi virus corona. Meski sempat memanas, posko tersebut kembali beroperasi normal. Setiap warga yang melintas diwajibkan untuk memakai masker, cuci tangan, dan menunjukkan surat-surat layak jalan. 



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id