comscore

Korban Hilang Kecelakaan Bus Maut di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal

Media Indonesia - 27 Juni 2022 13:00 WIB
Korban Hilang Kecelakaan Bus Maut di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal
Bus pariwisata PO City Trans Utama mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke dalam jurang di Desa Cirendeu, Tasikmalaya. (MI/Kristiadi)
Tasikmalaya: Tim SAR gabungan menemukan satu orang korban kecelakaan tunggal bus PO City Trans Utama (CTU) nomer polisi B 7701 TGA yang dikemudikan oleh Dedi Kurnia, 59, warga Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Korban sebelumnya sempat hilang setelah bus terjatuh masuk jurang sedalam 10 meter.

Korban bernama Siti Munawaroh, 30, warga Sumedang ditemukan di lokasi masuknya bus di Kampung Cirendeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di longsoran tanah.
Para petugas gabungan yang berada di lokasi, anggota Polisi dan TNI sempat menemukan sebuah ponsel di dekat jasad korban.

Berbekal penemuan itu, petugas langsung bergerak mencari korban dan menemukan kaki kanan korban yang timbul di antara timbunan tanah. Petugas berupaya menyiram air menggunakan ember berkali-kali supaya longsoran tanah bergerak.

Dalam kondisi itu, semua tubuh korban ditemukan dan langsung dibawa Puskesmas Rajapolah dan selanjutnya ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.
 
Baca: Evakuasi Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya Sulit

"Tubuh korban semuanya tertimbun longsor setelah bus PO CTU masuk jurang di sebelah kiri jalan di Kampung Cirendeu, dan pencarian itu terus di lakukan hingga petugas melihat kaki kanan ke atas dan kepalanya di bawah. Berbagai upaya dilakukan dengan menyitam air sungai dengan hati-hati akhirnya tubuhnya bisa diangkat dari longsoran dan langsung dimasukan ke dalam kantong mayat," kata Anggota Polsek Rajapolah, Aipda Sholidin di lokasi, Senin, 27 Juni 2022.

Kapolsek Rajapolah, AKP Iwan Sujarwo mengatakan, penemuan satu korban dalam kondisi meninggal setelah tim SAR gabungan menemukan ponsel di lokasi dekat tubuh korban.

"Sebelumnya tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan kini korban bertambah menjadi empat orang dan terakhir ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di lokasi yang sama. Korban meninggal dunia di dalam bus pariwisata CTU yang membawa 62 orang rombongan guru SDN Sayang dan orang tua berencana akan berwisata menuju Pantai Pangandaran," ujarnya.

Korban meninggal dunia ditemukan di lokasi kejadian pasangan suami istri bernama Olih Komarudin, 64, pensiunan anggota Polri, Esih Sukaesih, 59, warga Griya Utama Rancaekek, Kabupaten Bandung dimakamkan di Ciamis, dan Cepi, 30, warga Dusun Rancakalong, Kabupaten Sumedang (kernet) dan terakhir Siti Munawaroh, 30, warga Cisempur, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id