Ular Berkeliaran di Permukiman Warga

    Roni Kurniawan, Daviq Umar Al Faruq - 18 Desember 2019 11:40 WIB
    Ular Berkeliaran di Permukiman Warga
    Semak belukar diduga sebagai sarang ular di Perumahan Harmony Attaya, Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
    Bandung: Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencokok puluhan ekor ular berbagai jenis hasil laporan warga. Hewan melata itu mayoritas ditemukan di permukiman warga sekitar aliran sungai.

    Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana, mengatakan, ular yang diamankan berjenis sanca, piton, dan kobra.

    "Jumlahnya anti saya akan ekspos secara keseluruhan, sekarang masih kita kumpulkan datanya," ujar Dadang, Rabu, 18 Desember 2019.

    Dadang menuturkan penanganan ular melibatkan pawang. Pasalnya, ia khawatir akan potensi racun ular jika ditangani secara sembarangan.

    "Temuan ular ditangani bersama sama dengan warga. Ada juga yang diserahkan kepada komunitas binatang," jelas dia.

    Selain di Kota Bandung, ular juga ditemukan berkeliaran di perumahan subsidi, Harmony Attaya, Jamuran, Sukodadi, Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. ular juga memangsa burung peliharaan warga. 

    "Satu dari empat burung Love Bird saya dimakan ular kobra," kata salah seorang warga Umam Rojin, Rabu, 17 Desember 2019.

    Umam mengaku sudah dua kali memergoki ular. Ia juga memilih membunuh ular tersebut alih-alih menghubungi pemadam kebakaran atau komunitas satwa. 

    "Saya bunuh karena disini banyak anak kecil juga, bahaya," ungkapnya.

    Pantauan Medcom.id, perumahan subsidi Harmony Attaya berbatasan langsung dengan lahan pertanian. Namun tidak ada pagar pembatas antara perumahan dengan lahan. Diduga, ular-ular tersebut datang dari semak belukar dekat dengan perumahan.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id