Pemkab Tangerang Sebar 43 Pompa Air Tangani Kekeringan

    Hendrik Simorangkir - 20 Agustus 2019 18:05 WIB
    Pemkab Tangerang Sebar 43 Pompa Air Tangani Kekeringan
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membagikan 43 unit pompa air dan tiga sumur pantek yang terkena dampak kekeringan di 18 kecamatan.
    Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membagikan 43 unit pompa air yang terdampak kekeringan di 18 kecamatan. Pembagian tersebut sebagai upaya untuk meminimalisasi kekeringan dari musim kemarau yang berkepanjangan. 

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan mengatakan, pembagian pompa air dan sumur pantek ini lebih difokuskan ke beberapa area persawahan dan perkebunan yang terdampak kekeringan.

    "Kami telah melakukan berbagai macam cara untuk meminimalisasi dari dampak kekeringan di Kabupaten Tangerang khususnya area persawahan. Kami juga koordinasi dengan instansi terkait yaitu Dinas Bina Marga dan SDA, BPBD, penanggung jawab UPSUS (Upaya Khusus) ke pertanian dan Kodim 0510 Tangerang," ujar Azis, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar  menjelaskan, saat ini kekeringan sudah melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang kondisi ini dirasakan hampir setiap tahun saat musim kemarau. 

    Ia menambahkan, pihaknya selalu berupaya melayani kebutuhan air bersih kepada masyarakat baik dan untuk area persawan dan perkebunan. Dinas terkait selalu berupaya mengatasi dan meminimalisasi dampak kekeringan yang makin meluas.

    "Setiap musim kemarau pasti ada beberapa wilayah kita yang terdampak kekeringan dan mayoritas adalah wilayah Tangerang bagian utara dan saya sendiri telah melihat langsung kondisi tersebut, mudah-mudahan penanggulangan kekeringan ini bisa diatasi dengan baik oleh Pemkab Tangerang dan dinas terkait dengan langkah langkah yang tepat," jelas Zaki.

    Kecamatan yang terdampak kekeringan tersebar di 25 kecamatan yakni, Cisoka, Solear, Tigaraksa, Jambe, Cikupa, Panongan, Curug, Legok, Pagedangan, Cisauk, Pasar Kemis, Sindang jaya, Balaraja, Jayanti, Sukamulya, Kresek, Gunung Kaler, Kronjo, Mekar baru, Mauk, Kemiri , Rajeg, Sepatan, Pakuhaji, Teluknaga dan Kosambi.

    Sementara sawah yang terdampak kekeringan seluas 1.560 ha dengan kategori yakni, 660 ha kekeringan ringan, 411 ha kekeringan sedang, 288 ha kekeringan berat dan 201 ha puso (gagal panen). 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id