PUPR Bangun 403 Unit Ruko Pascarusuh Wamena

    Roylinus Ratumakin - 05 Desember 2019 18:09 WIB
    PUPR Bangun 403 Unit Ruko Pascarusuh Wamena
    Wakil Menteri PUPR Jhon Wempi Wetipo saat bertatap muka dengan para pengusaha lokal yang akan mengerjakan 403 unit ruko di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis, 5 Desember 2019. Medcom.id/Roy Ratumakin
    Jayapura: Pembangunan 403 unit Rumah Toko (ruko) di Pasar Wouma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya akan rampung pada April 2020. Wakil Menteri Pekerkaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo, mengatakan skema pengerjaan tersebut telah disepakati dan segera dilaporkan kepada Menteri PUPR.

    "Pengerjaannya ini akan dikerjakan oleh pengisaha lokal Papua yang dikoordinir oleh Gapensi. Ini arahan Presiden yaitu menggunakan pengusaha lokal dalam pengerjaannya," kata Jhon di Jayapura, Kamis, 5 Desember 2019.

    Jhon menjelaskan skema yang disepakati tersebut merupakan solusi agar rekontruksi cepat dilakukan. Menurut Jhon Pasar Wouma memang pengerjaannya telah selesai, namun ada sekitar 403 unit ruko yang belum dikerjakan, karena puing-puing kebakaran dalam kerusuhan beberapa waktu lalu.

    "Masyarakat belum bisa gunakan karena didepan pasar, ruko-ruko yang terbakar itu belum dibangun atau dirapikan sehingga membuat masyarakat masih trauma," jelas Jhon.

    Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Cornelis Sagrim, menjelaskan bila rekontruksi sejumlah bangunan di Wamena pascarusuh 23 September lalu, belum berjalan karena berbagai sebab.

    "Setelah ada kunjungan presiden baru dipastikan oleh Kementerian PUPR dan dilakukan pengusaha lokal," kata Cornelis.

    Cornelis mengatakan setelah ada kesepakatan dengan Gapensi, kini Kementerian PUPR masih butuh pendataan kontraktor dari Gapensi dan juga petunjuk teknis tentang pelaksanaan proses rekontruksi tersebut.
    Meski dari Gapensi masih meminta rencana anggaran biaya (RAB) proyek, namun ia menganggap hal tersebut tidak akan menghalangi berjalannya pekerjaan.

    "RAB itu sambil berjalan secara paralel tapi fisiknya sambil berjalan supaya cepat dikerjakan," ujar Cornelis.

    Ketua Gapensi Jayawijaya, Fred Hubi menyatakan anggotanya siap menerima kepercayaan yang diberikan pemerintah dalam proses rekontruksi bangunan di Wamena.

    "Rekrontruksi ini harus cepat selesai supaya wajah Wamena bisa cepat kembali dan kami mengapresiasi pemerintah karena pembangunan 403 ruko ini semuanya diserahkan ke pengusaha asli Papua," kata Fred.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id