comscore

Ini Modus Penimbun Pupuk Subsidi di Jatim hingga Raup Untung Rp500 Juta

MetroTV - 17 Mei 2022 10:15 WIB
Ini Modus Penimbun Pupuk Subsidi di Jatim hingga Raup Untung Rp500 Juta
Tangkapan layar Metro TV
Surabaya: Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) bersama polres jajaran berhasil mengungkap penimbunan 279,45 ton pupuk subsidi yang dijual dengan harga nonsubsidi. Sebanyak 21 tersangka ditangkap dan barang bukti disita dalam kasus ini.

"Barang bukti yang diamankan total 5.589 sak atau 279,45 ton,” kata Kapolres Jatim Irjen Pol Nico Afinta dalam tayangan Metro Pagi Primetime di Metro TV, Selasa, 17 Mei 2022.
Modus operandi yang digunakan pelaku yaitu membeli pupuk subsidi kemudian menukar kemasan pupuk tersebut menjadi pupuk nonsubsidi. Kemudian pupuk-pupuk tersebut dijual ke para petani yang membutuhkan dengan harga yang tinggi yakni Rp160.000 hingga Rp200.000 per karungnya. 

Dari penjualan setiap karung pupuk nonsubsidi palsu, tersangka berhasil meraup keuntungan Rp45.000 hingga Rp85.000. Para tersangka juga mengelabui petugas dengan menjual pupuk yang dipalsukan ke Pulau Kalimantan. 

Baca: Polisi Ungkap Penyelewengan Pupuk Bersubsidi di 9 Daerah se-Jatim

Aksi penimbunan dan pemalsuan pupuk nonsubsidi dilakukan di sembilan kota di Jatim dengan total 17 laporan kasus. Sembilan kota tersebut yaitu Kabupaten Banyuwangi, Jember, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Tuban, Blitar, Sampangan, serta Lamongan.

Kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp500 juta atau setengah miliar. Akibat perbuatannya, para tersangka terancam hukuman dua tahun kurungan penjara. (Hana Nushratu)

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id