comscore

Papua Barat Tetapkan Status Waspada Penyebaran Hepatitis Akut

Antara - 06 Mei 2022 14:07 WIB
Papua Barat Tetapkan Status Waspada Penyebaran Hepatitis Akut
Ilustrasi. Pexels.com
Papua Barat: Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menetapkan status waspada di seluruh wilayahnya terhadap penyebaran Hepatitis akut misterius yang belum diketahui penyebabnya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Norma menyatakan status waspada ini sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan terhadap Hepatitis akut misterius tersebut.
 
"Status waspada ini berlaku secara nasional, khusus Papua Barat kami arahkan supaya setiap rumah sakit pemerintah, swasta, hingga puskesmas agar segera melapor jika terjadi peningkatan kasus Hepatitis di daerah," ujar Norma, Jumat, 6 Mei 2022.
 
Selanjutnya, petugas medis di seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) diharapkan aktif mengambil langkah-langkah awal dengan mengamati ciri-ciri Hepatitis terhadap bayi, balita, dan anak-anak di lingkungan masing-masing.
 
"Sampai saat ini, Papua Barat belum ada laporan kasus Hepatitis akut misterius. Namun kami akan lebih waspada dengan melaksanakan pemeriksaan sampel darah terhadap bayi, balita, dan anak-anak sebagai langkah pendeteksian dini," ujarnya.
 
Norma menjelaskan Hepatitis akut yang saat ini tengah menjangkit di sejumlah negara berbeda dari penyakit Hepatitis lainnya karena belum diketahui penyebabnya. Selain itu, penyakit ini lebih parah efeknya serta muncul bersamaan dengan sangat cepat.

Baca: Hepatitis Akut Menular Lewat Saluran Cerna dan Pernapasan, Begini Cara Mencegahnya
 
"Umumnya Papua dan Papua Barat hanya tercatat Hepatitis A, B, C, D, E. Sementara kasus baru ini tercatat menyerang anak di bawah usia 16 tahun, tapi lebih banyak lagi usia di bawah 10 tahun," tutur dia.
 
Karena faktor-faktor yang disebutkan, Norma mengimbau supaya masyarakat mewaspadai gejala penyakit hepatitis akut ini yang telah menyerang anak-anak.
 
"Adapun gejala awal anak yang terserang penyakit ini, kata dia, mulai dari gejala seperti diare, mual, muntah, sakit perut, kadang disertai demam, dan warna mata atau kulit bila diperhatikan secara seksama akan berwarna kuning," ungkapnya. 
(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id