comscore

PAD Sleman dan Gunungkidul 'Menggemuk' Usai Lebaran

Ahmad Mustaqim - 09 Mei 2022 15:10 WIB
PAD Sleman dan Gunungkidul Menggemuk Usai Lebaran
Wisatawan padati objek wisata Pantai Goa Cemara di Kabupaten Bantul, DIY (ANTARA/Hery Sidik)
Yogyakarta: Pemerintah Kabupaten Sleman dan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata cukup besar usai libur lebaran 2022. PAD sektor pariwisata menjadi paling besar.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono mengatakan kunjungan wisatawan selama libur lebaran dalam periode 29 April hingga 8 Mei, sebanyak 1.058.889 orang. Menurut dia, jutaan wisatawan itu mengeluarkan biaya dengan total lebih dari Rp1 triliun. 
"Berdasarkan hasil perhitungan sementara, jumlah uang yang dibelanjakan pemudik dan wisatawan sebesar Rp1,220 triliun," kata Suparmono di Sleman, Senin, 9 Mei 2022. 

Suparmono mengatakan nilai tersebut dikeluarkan di berbagai sektor. Ia memerinci pengeluaran wisatawan dan pemudik itu mulai dari wisata kuliner sekitar Rp595,7 miliar, transportasi dan oleh-oleh sekitar Rp211,8 miliar, serta sektor akomodasi sekitar Rp95,8 miliar. 

Baca juga: Belasan Ribu Warga Meriahkan Tradisi Larungan

Menilik data itu, ia menilai kuliner menjadi favorit pilihan wisatawan dan pemudik. Di sisi lain, pihaknya belum mendapat nilai PAD sektor pariwisata meski diperkirakan cukup besar. 

"Sejauh ini tak ada keluhan soal pariwisata di Kabupaten Sleman. Alhamdulillah tidak ada kejadian luar biasa seperti pungli, nuthuk, kecelakaan jip dan lainnya," kata dia. 

Adapun Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat kunjungan wisata ada sebanyak 217.672 hingga Sabtu, 7 Mei. Angka itu disebut melebihi target kunjungan wisatawan sebanyak 154.403 orang.

"Dari sebanyak 217.672 wisatawan inj mendapatkan retribusi sekitar Rp1,5 miliar. Target PAD Rp1,2 miliar, jadi sudah terlampaui," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian. 

Ia menambahkan tingginya kunjungan wisatawan telah berdampak positif pada perekonomian. Meskipun, pihaknya belum menjelaskan rinci pos belanja sektor mana saja yang nilainya besar yang dilakukan wisatawan dan pemudik. 

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id