comscore

Terungkap! Oknum Polisi Jadi Eksekutor Penembak Anggota Dishub Makassar

Muhammad Syawaluddin - 18 April 2022 14:30 WIB
Terungkap! Oknum Polisi Jadi Eksekutor Penembak Anggota Dishub Makassar
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto bersama Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, di Mapolresta Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 18 April 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
Makassar: Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, mengungkapkan eksekutor penembakan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, adalah seorang polisi yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan. 

"Untuk pelaku yang perannya sebagai eksekutor, dia merupakan anggota kita atau oknum anggota polri," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 18 April 2022.
Ia mengatakan oknum polisi itu menjadi eksekutor dalam kasus penembakan pada 3 April 2022. Oknum polisi itu memiliki kedekatan dengan otak pelaku yakni Kepala Satpol PP Kota Makassar.  

Budhi menjelaskan oknum polisi berinisial SU itu berasal dari daerah yang sama dengan Kasatpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan. Ini yang menjadi alasan polisi itu mau menuruti perintah pelaku.

"Yang bersangkutan eksekutor ini satu kampung dengan pelaku dan ikut sakit hati karena otak pelaku disakiti oleh korban dia merasa sakit juga sehingga merasa mau melakukan hal itu," tegasnya. 

Baca: Penembak Anggota Dishub Kota Makassar Gunakan Senjata Pabrikan

Budhi berjanji tidak akan meringankan hukuman bagi oknum anggota polri itu. Bahkan Kapolda telah memerintahkan untuk mengungkapkan kasus ini secara transparan kepada publik.

"Perintah pimpinan tidak ada tutup-tutupan dan akan mendapatkan sanksi yang lebih berat dan akan disanksi kode etik," jelasnya. 

Sebelumnya, penembakan itu terjadi pada Minggu, 3 April 2022 kemarin. Saat itu korban melintas di Jalan Danau Tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Dalam rekaman kamera pengawas yang beredar saat itu korban mengenakan baju coklat tengah berada di pertigaan Mesjid Cheng Ho. Namun tiba-tiba di sebelah kiri dengan kecepatan tinggi sebuah motor kemudian lewat. 

Tak berselang lama setelah motor yang dikendarai oleh dua orang berboncengan itu kemudian oleng ke kanan dan jatuh bersama dengan sepeda motor yang dikendarai. Beberapa orang pun datang saat melihat NS jatuh. 

Setelah peristiwa tersebut korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis secara intensif, saat tiba di rumah sakit nyawa NS yang baru saja menjalankan tugas itu tidak tertolong lagi. 

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id