comscore

Bentrok Antar Warga Terjadi di Tual Maluku

Antara - 13 April 2022 19:45 WIB
Bentrok Antar Warga Terjadi di Tual Maluku
Kapolres Tual, AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty. ANTARA/HO-Wartawan
Ambon: Kepolisian Resor (Polres) Tual, Maluku Tenggara, bersama pemerintah daerah sedang menangani bentrok antar warga Ohoibun Atas dan Ohoibun Bawah.

Bentrokan saling lempar batu yang melibatkan ratusan pemuda ini kembali pecah di Langgur, sekitar pukul 14.30 WIT, Rabu, 13 April 2022. Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa.
"Ini nanti kita akan bersama sama dengan pemerintah daerah, camat, Kapolsek dan juga pejabat pejabat terkait yang ada di Langgur ini untuk memanggil kedua bela pihak untuk melakukan penyelesaian," kata Kapolres Tual, AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty, saat dikonfirmasi.

Baca: Bentrok Geng Motor di Bandung, 1 Tewas

Pihak kepolisian akan memanggil pihak yang terlibat dalam bentrokan untuk menanyakan pokok permasalahan. Ia mengaku meskipun sebelumnya juga pernah terjadi bentrokan, tetapi belum dapat diketahui apa penyebabnya karena masih simpang siur.

"Isunya kalau ini masih simpang siur ada yang bilang dari Ohoibun atas yang mulai duluan, ada yang bilang dari Ohoibun bawah yang mulai duluan ini makanya nanti kita telusuri lebih lanjut seperti apa permasalahannya," jelasnya.

Dia menegaskan pihak kepolisian akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku, apabila terdapat tindak pidana di dalamnya. Ia mengimbau kepada semua masyarakat Tual untuk bisa menahan diri dan tidak terprovokasi.

"Tentunya dari Polres juga akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yanh berlaku. Kalau memang itu ada tindak pidana, kami tetap akan proses," ungkap Samson.

Untuk diketahui, pada saat bentrok berlangsung semakin panas, Polres Tual dibantu pasukan Kodim 1503 bergerak melerai bentrokan. Polisi menggunakan tameng bergerak ke tengah dua pihak yang bertikai. Tembakan gas airman dilepas ke dua pihak untuk membubarkan massa.

Meski sudah dipukul mundur, massa dari dua pihak kembali bergerak maju untuk saling serang. Polisi kembali terpaksa melepaskan tembakan gas airmata. Massa akhirnya berhasil dipukul mundur sekira pukul 15.30 WIT.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id