Kasus Covid-19 di Jateng Naik, Ganjar: Sudah Diprediksi

    Medcom - 03 Juni 2021 15:35 WIB
    Kasus Covid-19 di Jateng Naik, Ganjar: Sudah Diprediksi
    Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito (tengah mengenakan rompi) didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri) dan Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Imran Baidirus (kanan). (Foto: BNPB)



    Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku telah memprediksi potensi lonjakan kasus covid-19 saat hari libur panjang. Pihaknya mencatat ada delapam kabupaten/kota di Jateng yang mengalami peningkatan kasus. Delapan wilayah itu yakni meliputi Sragen, Tegal, Brebes, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Wonogiri dan Kudus.

    “Ini terprediksi sebenarnya. Setiap kali ada libur panjang pasti ada kenaikan (kasus),” lapor Ganjar kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Gedung Pemda Provinsi Jawa Tengah, Rabu, 2 Juni 2021.

     



    Mengintip dari catatan tahun lalu, yang terjadi di Jawa Tengah persis seperti yang terjadi pada 2020. Bahwa peningkatan kasus aktif pascalibur panjang nasional juga menyebabkan naiknya Bed Occupancy Rate (BOR) hingga mencapai 90 persen.

    Baca: Naik Lagi, Pasien Covid-19 RSD Wisma Atlet Jadi 2.278 Orang

    Kendati telah dilakukan konsultasi dan koordinasi secara rutin terkait adanya potensi kenaikan kasus dari liburan panjang, namun Ganjar mengakui bahwa hal itu tidak semua diantisipasi dengan baik oleh sejumlah Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

    Selain kurangnya antisipasi, Ganjar juga melaporkan bahwa kenaikan kasus covid-19 di Kabupaten Kudus juga terjadi karena prediksi-prediksi seperti fenomena tahun lalu yang tidak dicermati dengan baik. Sehingga menimbulkan kepanikan.

    “Kaget gitu ya. Dia tidak prediksi, dia tidak antisipasi, lalu berikutnya panik,” jelas Ganjar.

    Kepada Ketua Satgas Letjen TNI Ganip Warsito, Ganjar melapor pihaknya telah berulangkali meminta agar Pemerintah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan angka kasus segera mengambil langkah konsolidasi dan menghindari pemahaman seolah-olah dapat melakukan penanganan sendiri. Sebab, penanganan covid-19 tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja melainkan harus melibatkan berbagai komponen.
     

    Halaman Selanjutnya
    Untuk urusan yang satu ini,…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id