Bupati Mamberamo Raya Papua Jadi Tersangka Korupsi Dana Covid-19

    Antara - 29 Juni 2021 12:03 WIB
    Bupati Mamberamo Raya Papua Jadi Tersangka Korupsi Dana Covid-19
    Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri. ANTARA/Evarukdijati



    Jayapura: Bupati Mamberamo Raya, DD, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana covid-19 pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp3.153.100.000,00. Namun, DD belum dilakukan penahanan.

    "Memang benar yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin, 28 Juni," kata Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri, di Jayapura, Papua, Selasa, 29 Juni 2021.

     



    Ia menjelaskan, penetapan tersangka setelah penyidik melakukan dua kali gelar perkara di Bareskrim Polri, Jakarta. Walaupun sudah berstatus tersangka, pihaknya belum melakukan penangkapan dan penahanan karena masih menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

    "Bila sudah ada izin dari Mendagri, tersangka akan langsung ditangkap dan ditahan," ujarnya.

    Baca: Eks Wakil Presiden Antam Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan

    Direktur Reskrimsus Polda Papua Kombes Ricko Taruna mengatakan, tersangka kasus dugaan korupsi dana covid-19 di Mamberamo Raya kemungkinan akan bertambah. Bukan cuma DD dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mamberamo Raya SR.

    "Sabar dahulu, ya, karena penyidik masih melakukan penyidikan guna mengungkap siapa saja yang tersangkut kasus tersebut," kata Ricko.

    Dia mengungkap, dari hasil pemeriksaan terungkap dana covid-19 diduga ada yang digunakan untuk biayai pilkada. Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya mengalokasikan dana Rp7.257.600.000,00 untuk penanganan covid-19.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id