Warga Rejosari Kendal Gunakan Besek Bambu Buat Bungkus Daging Kurban

    MetroTV - 24 Juli 2021 20:46 WIB
    Warga Rejosari Kendal Gunakan Besek Bambu Buat Bungkus Daging Kurban
    Petugas mengemas daging kurban ke dalam besek bambu. Foto: Antara/Arif Firmansyah



    Kendal: Hari Raya Iduladha identik dengan pembagian daging hewan kurban. Mayoritas warga Indonesia masih menggunakan kantong plastik sekali pakai untuk membungkusnya. Kebiasaan ini diubah oleh warga Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kendal, Jawa Tengah.

    Panitia kurban di desa ini memilih untuk memakai besek dari anyaman bambu sebagai media pengemasan daging kurban. Hal ini dalam rangka mendukung peraturan pemerintah untuk mengurangi sampah plastik.

     



    Sebanyak 700 besek dipersiapkan untuk wadah penyaluran daging kurban. Sekalipun biayanya lebih mahal, tapi dapat melestarikan lingkungan.

    "Dari bapak camat, kampung diinstruksikan supaya kita menggunakan besek untuk mengurangi sampah plastik," ujar Ketua Panitia Kurban Rosman kepada jurnalis Metro TV.

    Penggunaan besek bambu dinilai lebih mudah terurai. Selain itu, dilansir dari mediaindonesia.com, menurut Pegiat Lingkungan Britania Sari, besek dapat digunakan kembali untuk wadah bumbu dapur lainnya.

    "Perlu diedukasi juga bahwa besek yang masyarakat terima itu jangan dibuang. Besek tersebut bisa dicuci hingga bau amisnya hilang kemudian dijemur lalu bisa dimanfaatkan kembali untuk wadah bumbu dapur, bawang, atau cabe," ujar Sari, Senin, 19 Juli 2021. (Mentari Pusapdini

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id