Polisi Tembak Kaki Penculik Anak di Palembang

    Antara - 21 Februari 2021 10:55 WIB
    Polisi Tembak Kaki Penculik Anak di Palembang
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)



    Palembang: Polisi terpaksa melumpuhkan satu dari dua pelaku penculikan anak di Kota Palembang, Sumatra Selatan, lantaran melawan dan berupaya kabur saat akan ditangkap. Sementara korban telah dilepaskan pelaku beberapa jam sebelum ditangkap.

    Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira Satyaputra mengatakan, kedua pelaku masing-masing ST, 32, ditangkap di kawasan Sekip dan SH, 38, ditembak kakinya saat penangkapan di KM 11 Kecamatan Alang-Alang Lebar.




    "Keduanya menculik dengan maksud ingin meminta tebusan uang Rp100 juta," ujarnya, Minggu, 21 Februari 2021.

    Menurutnya kedua pelaku dapat ditangkap kurang dari 24 jam berkat rekaman kamera pengintai yang memperlihatkan penculikan terhadap korban DI, , di Jalan Suparman Kelurahan Sukajaya, pada Jumat siang, 19 Februari 2021.

    SH nekat menculik DI menggunakan sepeda motor kemudian sempat menyekapnya di sebuah rumah kosong dengan mata tertutup dan kain terikat, sementara ST diminta menghubungi orang tua korban untuk menyerahkan uang. Namun kedua pelaku mengurungkan niat memeras orang tua korban karena aksi keduanya keburu viral di media sosial.

    Baca juga: 20.960 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Aceh

    Kemudian ST menyerahkan korban kepada warga dengan berpura-pura menemukan korban, korban pun diserahkan ke Polrestabes Palembang dalam kondisi sehat.

    "Proses korban ditemukan ini cukup aneh, maka kami dalami lagi dengan menjemput ST sampai disimpulkan ternyata dia juga pelaku," imbuh Irvan.

    Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan jika pelaku SH selama satu bulan terakhir memang berkeliling mencari calon-calon korban penculikan karena terdesak kebutuhan ekonomi dengan dalih dampak covid-19.

    Sementara dari penangkapan itu polisi menyita barang-bukti berupa satu unit sepeda motor, helm dan jaket. Polisi menjerat keduanya dengan pasal 76 F junto pasal 83 undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id