Terduga Teroris di Makassar Hendak Serang Petugas dengan Parang

    Muhammad Syawaluddin - 15 April 2021 16:38 WIB
    Terduga Teroris di Makassar Hendak Serang Petugas dengan Parang
    ilustrasi Medcom.id



    Makassar: Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menembak terduga teroris berinisial MT di Kota Makassar lantaran saat penangkapan menyerang petugas dengan senjata tajam.

    Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes E. Zulpan, mengatakan senjata tajam yang digunakan adalah jenis parang di kedua tangannya.






    "Dengan senjata itu terduga teroris menyerang petugas dengan membabibuta," kata Zulpan di Makassar, Kamis, 15 April 2021.

    Baca: Mudik Lokal di Sultra Tanpa Penyekatan

    Dia menjelaskan petugas Densus 88 Antiteror sempat memberikan peringatan dengan cara lisan dan tembakan peringatan. Namun terduga teroris tersebut tidak menghiraukan peringatan petugas sehingga harus dilakukan tindakan tegas.

    "Petugas mencoba menghentikan dengan tembakan peringatan tapi tidak dihiraukan sehingga dengan terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur," jelasnya.

    Namun Zulpan masih belum bisa menjelaskan secara detail berapa luka tembak yang dialami oleh MT, sehingga mengakibatkan pria itu meninggal dunia. Jenazah MT saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara.

    Sebelumnya Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menembak salah seorang terduga teroris di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Akibatnya terduga teroris tersebut tewas ditempat.

    Penembakan terhadap terduga teroris tersebut terjadi di Jalan Manuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Terduga teroris berinisial MT itu tewas ditembak oleh tim Densus 88.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id