BPBD Purworejo Memetakan Daerah Rawan Kekeringan

    Bagus Aryo Wicaksono - 03 Juli 2020 18:39 WIB
    BPBD Purworejo Memetakan Daerah Rawan Kekeringan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Purworejo: Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mulai memetakan wilayah rawan kekeringan menjelang musim kemarau. BPBD menyebut daerah paling rawan krisis air bersih dan kekeringan ada di sejumlah kecamatan.

    "Paling banyak ada di Kecamatan Bagelen, kemudian Kecamatan Kaligesing, Kecamatan Pituruh," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Purworejo, Sutrisno, di Purworejo, Jawa Tengah, Jumat, 3 Juli 2020.

    Dia menerangkan, sebagian wilayah di Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Grabag juga rawan kekeringan. Pihaknya belum menerima permintaan laporan air bersih hingga kini.

    "Alhamdulillah sejauh ini belum ada permintaan air bersih," ujar Sutrisno. 

    Baca: Warga Gunungkidul Temukan Sumber Air di Lahan Tandus

    Dia berharap kemarau yang terjadi tahun ini tidak sepanjang tahun lalu. Pasalnya anggaran untuk pengadaan air bersih terbatas, karena sudah dialihkan untuk penanganan covid-19. 

    "Jumlahnya kita belum bisa tetapkan, karena masih dilakukan rekomposisi," jelasnya.

    Pihaknya tetap mengupayakan distribusi air bersih untuk wilayah kekeringan. Namun jumlahnya tidak akan bisa sebanyak tahun lalu.

    Tahun 2019, BPBD mencatat kekeringan melanda 68 desa di 11 kecamatan. Hal ini berimbas pada 28.077 jiwa kesulitan air bersih.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id